Ducati Rekrut Quartararo: Menebus Kesalahan Terhadap Lorenzo

RiderTua.com – Dalam beberapa waktu ini Fabio Quartararo dirumorkan dekat dengan Ducati. Namun banyak yang meragukan karena line-up Ducati sekarang sudah kuat dan banyak pembalap muda tangguh. Namun di MotoGP tidak ada sesuatu yang mustahil, Quartararo bahkan masih muda (22).. Dibanding: Martin (23), Enea(23), Giannantonio (23), Pecco (24), Marini (24), Miller (26), Zarco (31). Quartararo masih bisa menggeser posisi ‘pembalap tua’ di Ducati.. Ada yang meragukan gaya balapnya tidak cocok di Ducati.. eitts.. tunggu dulu!.. Gaya Quartararo mirip Lorenzo dan ada yang percaya bahwa Lorenzo sebenarnya bisa juara dunia di Ducati jika dikasih kesempatan lagi saat itu (dia sudah mulai menang seri). Hasil pengembangan terakhir Jorge sebenarnya sudah mantap… Saat ini di MotoGP butuh pembalap cepat namun lembut dengan ban Michelin, Pecco bahkan memakai data Lorenzo sebagai perbandingan…

Dan bukan langkah yang mustahil jika Ducati mengambil Quartararo yang punya gaya lembut ala X-Fuera.. Data telemetri dan Mapping peninggalan Lorenzo saat di Ducati bisa ditempati Quartararo dengan pas, hal serupa terjadi saat ini di Yamaha.. Dan satu lagi, Quartararo ingin motor yang cepat (top speed).. Jawabnya ya Ducati. Sampai disini kita bisa melihat bisa terjadi ‘simbiosis’ antara mereka ada ‘Supply dan Demand’ antara kubu Eric Mahe (manager Fabio) dan Gigi Dall’Igna (yang tidak puas dengan penampilan Jack Miller).. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Bukan hal mustahil Fabio Quartararo bisa segera merapat ke Ducati. Memang, The Reds tidak merahasiakan, melalui eksekutif seniornya sendiri, bahwa mereka tidak puas dengan penampilan Jack Miller musim ini.

Beberapa media menyebut pabrikan saingan lain gencar merebut Quartararo dari Yamaha. Dan diperkuat manajernya Eric Mahe sendiri, dalam sebuah wawancara baru-baru ini. “Mari kita lihat bagaimana masa depan akan ditentukan, sekarang semuanya terbuka, mari kita dengarkan semua orang.. Tapi saya fokus pada beberapa balapan terakhir, saya ingin bersenang-senang. Masih terlalu dini untuk membicarakan kontrak tetapi Eric, manajer saya, mengatur semua ini,” kata pembalap Prancis itu media GPOne.com.

Quartararo memberi pujian untuk Ducati… “Kecelakaan di Misano sangat disayangkan bagi Pecco, saya benar-benar berpikir demikian karena, bahkan jika dia menang, saya akan finis di urutan kelima dan bagaimanapun juga itu akan menjadi hasil yang luar biasa.. Yang paling penting adalah dia tidak terluka, tapi secara keseluruhan saya pikir gelar ini milik kami.”

Apakah Quartararo akan menerima jika ada lamaran dari Ducati?.. Namun tanda-tanda itu muncul setelah dia menolak tanda tangan kontrak untuk 2023 sebelum Yamaha menaikkan top speednya.. “Saya banyak mendorong Yamaha, motornya berjalan sangat baik dan saya sangat senang, tetapi ada dua atau tiga hal yang harus dikerjakan dan yang pertama adalah power: Saya tidak senang. Jika kami meningkatkan top speed, itu akan jauh lebih baik, akan lebih mudah bagi kami dalam balapan. Dalam beberapa kasus terasa, juga karena sulit untuk menyalip”.

Semua kebutuhan itu ada di Ducati bukan?

Related Articles

3 COMMENTS

  1. Ducati memang selalu ingin pebalap yang terbaik dan tentunya masih muda…karena Ducati haus akan juara dunia, sudah lama tidak juara dunia sejak terakhir kali 2007 lewat Casey stoner.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page