Maverick Vinales: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan

1

RiderTua.com – Empat minggu setelah kematian sepupunya Dean Berta (15 tahun) di balapan Jerez Supersport 300, Maverick Vinales kembali ke motor MotoGP akhir pekan ini di Misano. “Saat ini saya merasa sangat aneh. Di satu sisi, aku adalah pria paling bahagia di dunia, bersama putriku Nina dan istriku Raquel. Pada saat yang sama, saya mengalami saat paling menyedihkan dalam hidup saya. Perasaanku campur aduk. Jadi saya mencoba untuk selalu bersama keluarga saya sepanjang waktu. Dan untuk membantu mengelola emosi saya, sejauh yang saya bisa, untuk menghadapinya semampu saya dan untuk menciptakan sedikit zona nyaman untuk diri sendiri,” kata pembalap Aprilia itu pada hari Kamis sebelum GP Emilia Romagna, menggambarkan keadaan emosionalnya.

Maverick Vinales: Antara Kesedihan dan Kebahagiaan

Seminggu setelah tragedi naas pada 25 September itu, pembalap asal Spanyol itu kemudian melakukan perjalanan ke Austin. Tetapi kemudian, dia memutuskan untuk tidak balapan di GP Texas. Fakta bahwa Aprilia menunjukkan empatinya, Vinales memberikan pujian selangit kepada tim barunya.

“Setelah beberapa hari saya berada di tim, saya mengenal orang-orang yang bekerja dengan saya dengan sangat baik. Itu sangat saya hargai, dan pada saat yang sama saya harus tampil semaksimal mungkin ketika saya berada di trek. Cara terbaik untuk membalasnya adalah dengan mendapatkan hasil yang baik dan terus memacu,” ujar pembalap berusia 26 tahun itu.

Saat Vinales ditanya, apa yang diharapkannya dari balapan Misano kedua pada tahun 2021?
“Kami belajar banyak di balapan terakhir dan terutama di tes setelahnya, kami mencoba banyak konfigurasi motor yang berbeda, tentu saja ada banyak hal positif. Saya ingin menikmatinya. Saya ingin balapan dan terus memacu. Ini adalah cara untuk kembali,” jawab rekan setim Aleix Espargaro itu.

Bahkan jika pendatang baru Aprilia itu punya kesempatan ke-4 untuk mengendarai RS-GP 21 di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli setelah tes pribadi dan balapan termasuk tes selama hari, Vinales menegaskan, “Kami harus menjaga hal yang sama. Mentalitas, kita masih harus belajar. Memang benar, bahwa ini adalah ketiga kalinya saya balapan di Misano. Tapi kita tidak boleh lupa bahwa saya hanya melahap ekitar 300 lap di atas motor. Kami harus terus bekerja dan pasti akan mencoba set-up yang berbeda, seperti yang direncanakan. Balapan lain di Misano tidak akan mengubah itu.”

Namun demikian, Vinales percaya diri. “Jelas bahwa para pembalap memiliki lebih banyak informasi dan lebih memahami apa yang saya butuhkan di trek. Saya juga mulai memahami motor sedikit lebih baik. Hasilnya akan datang, selangkah demi selangkah.”

“Saya sangat yakin kami akan berhasil. Tapi butuh waktu. Saya terbiasa balapan dengan cara yang sama sekali berbeda. Saya harus ‘memprogram ulang’ apa yang membutuhkan. Kita tidak bisa melakukan itu dalam balapan. Saya berharap hanya ada satu balapan, tapi itu tidak mudah. Tapi kami tetap tenang. Dan ketika ada kesempatan, saya pasti akan memacu untuk berada di sana,” pungkas Maverick Vinales.

1 COMMENT

Leave a Reply