Kontrak Raul Fernandez Belum Fix, Bisa Membelot ke Yamaha?

1

RiderTua.com – Manajemen Raul Fernandez masih menegosiasikan persyaratan rinci kontrak baru dengan KTM. Bukan hanya soal uang… Raul berhasil merayakan kemenangan ke-7 di kelas Moto2 di Circuit of the Americas (COTA). Dengan kemenangan ini, pembalap berusia 20 tahun itu mengurangi defisit poin dari pemimpin klasemen sekaligus rekan setimnya Remy Gardner, dari 34 poin menjadi hanya 9 poin karena Gardner mengalami crash dalam balapan. Pada 22 September lalu, Raul menjajal KTM RC16 pada tes di Misano. Menurut rencana, tahun depan dia akan kembali menjadi rekan setim Remy Gardner, bertempur di Kejuaraan Dunia MotoGP bersama KTM Tech3 Racing. Namun hingga saat ini detail kontrak masih dibahas. Jika beberapa hal tidak sesuai dengan keinginan pihak Raul (ada permintaan khusus), apakah dia bisa saja menyeberang ke tim lawan, Yamaha RNF milik Razlan Razali..?

Kontrak Raul Fernandez Belum Fix, Bisa Membelot ke Yamaha?

Di Italia muncul rumor yang mengabarkan bahwa rookie Moto2 asal Spanyol itu akan memutuskan kontrak dengan KTM dan membelot ke tim satelit baru Yamaha RNF milik Razlan Razali. Kepala tim Petronas-Yamaha itu telah mengambil alih tim sebagai pemilik dan mendirikan perusahaan RNF (inisial ini merupakan singkatan dari nama depan ketiga anaknya Razali, Nadia dan Farouk).

Darryn Binder direncanakan menjadi pembalap kedua bersama Andrea Dovizioso untuk 2022. Tetapi pasangan pembalap ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak RNF.

Namun di Austria, semua pihak yang terlibat berasumsi bahwa Raul Fernandez akan tetap melakukan promosi ke Kejuaraan Dunia MotoGP bersama KTM. Bos perusahaan Stefan Pierer telah mengumumkan bahwa, tim Tech3 akan lebih diperkuat dan dibawa ke level tim pabrikan Red Bull dalam hal dukungan teknis. “Secara teknis motor sudah identik (spek tim satelit dengan tim pabrikan sama),” jelas Pierer.

Raul Fernandez Dilirik Yamaha

Bulan Juni lalu, Raul Fernandez menandatangani kontrak MotoGP dengan KTM untuk 2022. Tetapi terungkap fakta bahwa, Fernandez menerima tawaran menggiurkan dari Yamaha untuk Kejuaraan Dunia MotoGP di tengah musim. Pabrikan asal Jepang itu ingin membelinya seharga 500.000 Euro (Rp 8 miliar) dari KTM, membayarnya dengan jumlah yang kira-kira sama dengan biaya untuk 2022 dan mentransfernya ke tim Petronas Yamaha.

“Kami juga menerima tawaran dari pabrikan lain,” ungkap manajer Fernandez Jordi Arilla, yang terjun di motocross. Sebelum GP Styria di Knittelfeld, dia terlihat makan malam dengan kepala tim Petronas Yamaha Razlan Razali di Ristorante-Pizzeria dal Marinaio.

Sejauh ini, Raul Fernandez belum melakukan pelanggaran kontrak. Dalam sebuah wawancara usai GP Misano, dia menekankan, “Bisa dikatakan, sepanjang karir saya bersaing bersama KTM. Hanya pada tahun 2017, saya bergabung di pabrikan yang berbeda. Pada tahun 2016 saya berada di peringkat 3 di Red Bull Rookies Cup dan ke-3 di Kejuaraan Dunia Junior Moto3 dengan KTM. Musim 2017 bersama tim Aspar Mahindra di Kejuaraan Dunia Junior adalah bencana, saya hanya finis ke-27 di Kejuaraan Dunia. Tapi pada 2018 saya memenangkan kejuaraan dunia junior ini bersama KTM.”

“Selama tes Misano, saya bisa mengenal calon bos tim saya Herve Poncharal lebih baik. Dulu, saya tidak pernah berbicara banyak dengan Herve. Tapi di Misano kami mengobrol hampir setiap hari. Wah, dia pria yang baik. Saya sangat senang bekerja dengannya. Kini saya akan tetap berhubungan dengan tim Tech3 karena saya akan pindah ke sana setelah musim ini.”

Seperti diketahui, tes selama 2 hari untuk kelas MotoGP akan berlangsung di Jerez pada November mendatang. “Saya suka suasana kekeluargaan di Tech3,” imbuh Raul.

Raul memenangkan 5 dari 7 balapan Moto2 terakhir dan sekarang yakin bahwa dia masih bisa menjadi juara dunia. “Saya ingin menunda keputusan setidaknya sampai balapan terakhir di Valencia,” katanya.

Manajemen Raul Fernandez masih menegosiasikan persyaratan rinci kontrak baru dengan KTM. Bukan hanya soal uang, Raul juga ingin KTM menempatkan adiknya Adrian di tim Kejuaraan Dunia Moto3, seperti yang sebelumnya terjadi pada adik Brad Binder, Darryn.

Sejauh tahun ini bergulir, Adrian telah mengumpulkan 20 poin untuk Tim Balap Sterilgarda Max bersama Pabrikan Husqvarna. Hasil terbaiknya adalah finis di tempat ke-6 dalam balapan hujan di Le Mans.

“Ketika saya berlatih dengan Adrian dengan motor mini di ‘Sirkuit DR7’ di Tarancon, dia selalu lebih cepat dari saya,” ujar Raul Fernandez meyakinkan.

1 COMMENT

Leave a Reply