Bezzecchi Bingung Pilih VR46 atau Petronas?

1

RiderTua.com – Marco Bezzecchi berujar, “Ke MotoGP dengan VR46 atau Petronas? Ini bukan pilihan yang mudah”… Saat Aprilia menyatakan minatnya tahun lalu Bezzecchi belum siap, “Anda harus merasa siap, ketika Aprilia menyatakan minat kepada saya tahun lalu, saya tidak siap.”… Kenapa tidak mengikuti jejak seniornya, Franco Morbidelli berada di Petronas lalu bisa ke tim resmi jika performanya bagus, apakah takut diberi motor spek lama lagi?

Bezzecchi Bingung Pilih VR46 atau Petronas?

Libur selama lima minggu ini terlalu lama bagi semua pembalap, “Sebelum berhenti (liburan) saya tidak sabar menunggunya tiba, kemudian setelah kurang dari dua minggu saya tidak sabar menunggu balapan dimulai lagi (tertawa). Istirahat diperlukan oleh tim dan pembalap, jadi istirahat juga berguna”.Valentino Rossi atau Marco Bezzecchi?

Di kelas Moto2 apakah Marco memperkirakan tim Ajo mendominasi dengan Gardner dan Fernandez? “Terus terang saja tidak, itu terjadi begitu saja mereka melaju kencang, karena mereka adalah dua pembalap cepat tetapi tidak ada yang mengira mereka akan membuat perbedaan seperti itu. Tidak ada yang menjelaskannya, tapi begitulah adanya, Anda harus melakukannya agar dapat mendekati mereka dan bahkan mengalahkan mereka”.

Lalu Apa Strategi Bez..?

Bagaimana murid VR46 ini menyikapi kondisi ini, apakah di sudah mempelajari sesuatu untuk menghentikannya? .. “Saya melihat sesuatu, saya banyak belajar tetapi kemudian saya juga mencoba untuk membebaskan fikiran saya. Seperti yang saya katakan, saya memahami sesuatu, tetapi saya tidak akan memberi tahu Anda apa itu….” katanya sambil tertawa…

Ada banyak pembicaraan tentang Bezzecchi di MotoGP, baik untuk tim VR46 maupun untuk Petronas. “Pertama-tama saya sangat senang, ketika Anda berada di Moto2, Anda mendekati transisi tetapi Anda juga tahu betapa sulitnya melakukannya dan memiliki dua tawaran adalah hal yang hebat. Jelas itu akan menjadi pilihan yang sulit untuk dilakukan.. Karena kita harus merasa siap, jika kita benar-benar tahu kapan siap ada di sana tetapi kita harus merasakannya sebelum memutuskan. Untungnya saya masih punya waktu untuk memikirkannya dan saya sudah mendapat ide dengan berbicara dengan Uccio dan Carlo (Casabianca, pelatih VR46). Saya akan segera memberi tahu Anda apa yang telah saya putuskan (tertawa) “.

Menyesal menolak Aprilia?

Apakah Marco menyesal menolak tawaran Aprilia tahun lalu? Saya merasa tidak siap dan ingin terus berkembang. Saya kasihan pada Massimo (Rivola, CEO Aprilia Racing Red) karena dia sangat baik, dengan modal pengalaman di Formula-1  terbukti sebagai orang yang melakukan sesuatu, tertarik dengan saya dan telah membuat proposal. Saya minta maaf karena saya berada di masa ketika saya tidak merasa seperti itu, tetapi kita tidak akan pernah tahu di masa depan”.

1 COMMENT

Leave a Reply