Stoner: Ducati Tidak Menghormati Saya..!

1

RiderTua.com – Dalam sebuah wawancara baru-baru ini Stoner berujar, “Ducati tidak menghormati saya, karena mereka benar-benar merasa memiliki motor terbaik (bukan pembalap terbaik),” kata Casey Stoner dengan keras menyerang Ducati.. “Tidak ada penghargaan kepada pembalap Ducati”… Pembalap Australia itu kembali mengenang musim terakhirnya sebagai pembalap MotoGP, jelas dan yang membekas adalah kekecewaan atas perlakuan Ducati dan penolakan tawaran super ‘mahal’ dari Honda. Motor sekarang banyak elektronik dan saling meniru. Dia ingin kemurnian motor kembali, tambahnya.. Apalagi ceritanya..?

Stoner: Ducati Tidak Menghormati Saya..!

Casey Stoner-Ducati GP7

Casey Stoner menikmati kehidupan masa pensiun dini-nya di Australia. Juara dunia dua kali itu sudah lama menderita sindrom kelelahan kronis. Kesehatannya tidak memungkinkannya untuk berlaga di musim terakhirnya sebagai pembalap karena adanya dugaan intoleransi laktosa. Dalam sebuah wawancaranya dengan media Road Racing World dia mengenang kembali masa-masa menarik, terutama tentang hubungannya dengan Ducati. Dan dia tidak menyangkal adanya perlakukan yang kurang mengenakkan terhadap aturan baru yang diadopsi oleh Dorna… “Saya ingin kemurnian (motornya) kembali, daripada banyak elektronik yang mengontrol motor dan banyak winglet yang menahan as roda depan. Semua motor pada dasarnya adalah kloningan (tiruan) satu sama lain, itulah mengapa mereka sangat dekat jaraknya sekarang”..

Baginya, satu-satunya gelar MotoGP dengan Ducati-Desmosedici pada tahun 2007 adalah sebuah pencapaian yang hampir tidak terduga pada saat penandatanganan kontrak dengan pabrikan Borgo Panigale itu. “Pikiran pertama saya adalah, apa yang saya lakukan?.. Saya pikir saya telah membuat karir saya menjadi spiral dengan pergi ke Ducati (mempertahankan bakatnya dengan memberikan tugas baru dan menantang). Tapi saya tidak pernah membiarkan diri saya dikalahkan,” kata Stoner

Stoner

Honda Lebih Baik Secara Ekonomi

Setelah empat tahun bersama dan sangat puas dia memilih pergi ke Honda, di mana dia akan memenangkan Kejuaraan Dunia keduanya. Dan dia mengakui… “Perjanjian dengan Honda lebih baik daripada dengan Ducati dalam segala hal. Mereka (Ducati) tidak menghormati saya”.

Penilaian tentang Ducati tidak berubah sejak saat itu.. “Saya pikir mereka semakin buruk dengan cara mereka menjaga pembalap mereka. Mereka tidak menunjukkan loyalitas kepada pembalap karena mereka benar-benar merasa memiliki motor terbaik,” kata Casey Stoner menunjukkan alasan sebenarnya.

Petualangan bersama raksasa Jepang itu langsung membuahkan gelar juara MotoGP 2011, sebelum keputusan pensiun di penghujung tahun kedua kontraknya. Meski baginya mereka sudah menyiapkan pembaruan dengan segala fasilitasnya. “Mungkin saya bodoh karena menolak tawaran terakhir yang mereka berikan kepada saya,” katanya tentang tawaran ekonomi.

“Tapi saya menghasilkan lebih banyak uang daripada yang pernah saya bayangkan, jadi saya sangat senang dengan keputusan ini,” pungkasnya.

1 COMMENT

Leave a Reply