Motor Royal Enfield Ini Ternyata Bermesin Diesel, Lho

1
(The Financial Express)

RiderTua.com – Kalau mobil bermesin diesel sudah biasa, bagaimana dengan sepeda motor? Walau keberadaannya kini cukup langka, tapi sepeda motor diesel masih menjadi motor yang diincar sampai sekarang. Salah satunya Royal Enfield Taurus alias Bullet Diesel, yang kini tengah dicari-cari oleh konsumen. Tentu selain modelnya yang menarik, mesinnya juga berbeda dari model sejenisnya.

Baca juga: Royal Enfield Resmi Rilis Meteor 350 di Indonesia

Royal Enfield Taurus yang Tengah Dicari-cari Konsumen

Sebenarnya Taurus bukanlah model baru, karena motor ini sudah dijual dari tahun 80-an hingga 1990. Meskipun kini sudah tak diproduksi lagi, tapi banyak orang yang mengincar Taurus karena mesinnya yang unik. Disebut unik karena berupa mesin diesel, jenis mesin yang mungkin sudah jarang ditemukan pada kendaraan roda dua saat ini.

Meski dikenal luas sebagai Taurus, tapi model ini juga memiliki nama lain sebagai Bullet Diesel. Walau namanya berbeda, keduanya memiliki spesifikasi yang tak jauh berbeda, dari tangki bahan bakar, headlamp, sampai jok penumpang. Namun Taurus yang lebih dikenal dan mudah diingat sampai sekarang.

(Rideapart via Kompas Otomotif)

‘Bullet Diesel’

Tampilan Taurus tak jauh berbeda dengan motor Royal Enfield yang dijual saat ini. Dari dulu sampai sekarang, produsen blasteran Inggris-India tersebut sudah lama dikenal dengan produk bergaya klasik yang cukup ikonik. Royal Enfield masih mempertahankannya sampai sekarang karena sudah menjadi identitasnya sejak dulu.

Dari namanya saja sudah bisa ditebak mesin yang digendongnya, yaitu mesin diesel 325 cc dengan transmisi manual 4 percepatan. Karena diesel, maka Taurus hanya mau meneggak solar, dan konsumsi bahan bakarnya tak boros karena mesinnya memiliki intercooler dan turbo. Selain itu, karena berjenis diesel, jangan kaget kalau melihat motor ini mengeluarkan asap hitam pekat dari knalpot. Itu sudah menjadi ‘ciri khas’ dari mesin diesel.

Dari sinilah ditemukan penyebab kenapa Taurus tak lagi diproduksi oleh Royal Enfield. Karena mengeluarkan lebih banyak emisi ketimbang mesin bensin biasa, tentu model ini tak bisa memenuhi regulasi emisi yang ada. Sehingga Taurus harus dihentikan produksinya pada tahun 2000-an. Sayang sekali, ya? Walau begitu, model ini tetap menjadi incaran bagi kolektor sepeda motor klasik di sejumlah negara.

1 COMMENT

Leave a Reply