Penjualan Low SUV Bulan Februari 2021 Masih Belum Membaik

0
(Liputan6.com)

RiderTua.com – Nampaknya kondisi penjualan mobil di Indonesia masih belum stabil pada bulan Februari lalu. Selain karena keadaan pasar, banyak konsumen yang menunda membeli mobil sebelum insentif disahkan sebulan setelahnya. Hasilnya, penjualan mobil di segmen low SUV mengalami penurunan drastis pada Februari 2021. Walau demikian, Toyota Rush masih memimpin kelas ini.

Baca juga: Penjualan Mobil Naik Drastis Setelah Dapat Insentif Pajak

Penjualan Mobil Low SUV Mengalami Penurunan Drastis

Gaikindo mencatat ada 4.296 unit mobil low SUV (LSUV) yang terjual di Tanah Air pada bulan Februari 2021 lalu. Angka ini menurun drastis hingga 45 persen dari bulan Januari 2021, dan turun 51,3 persen dari tahun sebelumnya di bulan yang sama. Sehingga pangsanya di pasar roda empat ikut menurun hingga 8,7 persen.

Kondisi pasar serta banyaknya konsumen yang menunda membeli mobil menjadi penyebab dari penurunan ini. Model LSUV dikabarkan akan segera mendapatkan insentif pajak, sehingga harga jualnya akan semakin lebih terjangkau. Tak hanya satu atau dua, tetapi hampir semua model di kelas ini mendapat keringanan PPnBM nol persen.

Xpander dominasi penjualan Mitsubishi
(Carscoops)

Xpander Cross Mulai Mendominasi

Dari hasil tersebut, Toyota Rush tetap memimpin penjualan di kelasnya dengan hasil mencapai 2.160 unit. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, selisihnya cukup jauh dengan perolehan sebanyak 3.296 unit. Walau ini tak membuat posisinya lengser begitu saja.

Mitsubishi Xpander Cross menduduki posisi kedua dengan 840 unit terjual, dan selisihnya cukup berjauhan jika dibandingkan dengan Rush. Kemudian Daihatsu Terios mampu menjual hingga 649 unit, dan hasil ini benar-benar membuatnya jauh dari kembarannya sendiri, Rush. Disusul model lainnya seperti Suzuki XL7 dengan hasil mencapai 506 unit, Honda BR-V 115 unit, dan DFSK Glory 560 26 unit.

Tentu bulan Februari masih bukan waktu yang tepat bagi produsen untuk meningkatkan penjualannya. Pada Maret ini mungkin akan menjadi titik balik dari hasil tersebut, mengingat insentif pajak sudah mulai diberlakukan. Sehingga bisa dipastikan kalau angka penjualan LSUV bakal meningkat drastis.

Leave a Reply