Mobil Listrik Hyundai Kena Recall, Ada Kona EV-Ioniq!

0
(Auto Express)

RiderTua.com – Tiba-tiba saja Hyundai mengumumkan recall mobil secara global terhadap sejumlah mobil listriknya. Ini dilakukan setelah merek asal Korea Selatan tersebut menerima sejumlah laporan masalah baterai. Recall mobil listrik Hyundai ini ikut meliputi model seperti Kona EV dan Ioniq. Padahal keduanya baru dikenalkan di Indonesia tahun lalu.

Baca juga: Sosok Hyundai Creta di Indonesia Muncul Kembali!

Recall Mobil Listrik Hyundai Meliputi Kona EV dan Ioniq

Hyundai sudah cukup sukses dalam mengembangkan sejumlah mobil, termasuk model EV alias listrik. Kona EV dan Ioniq menjadi salah satu diantara produk global Hyundai yang laris manis di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Meski pengunaannya masih terbatas karena minimnya infrstruktur pendukung, tapi peminatnya cukup banyak.

Tapi tentu terlepas dari sebagus apapun kualitasnya, tentu ada potensi bisa mengalami kerusakan, baik hanya sekedar malfungsi fitur atau masalah yang berpotensi fatal. Seperti Hyundai yang harus menarik kembali 82 ribu unit model EV di seluruh dunia karena masalah baterai. Ternyata masalah tersebut sudah lama diperbincangkan setelah mereka menerima 15 laporan kebakaran baterai pada EV Hyundai.

(Hyundai Simprug)

Indonesia Ikut Kena Recall?

Memang jumlahnya kecil, tapi biaya yang harus ditanggung Hyundai akibat masalah baterai EV ini tidaklah sedikit, yaitu mencapai Rp 12,8 triliun. Tentu saja karena baterai menjadi komponen model EV paling mahal, dan untuk mengganti baterainya membutuhkan waktu yang lama. Apalagi kalau unitnya sudah terlanjur dipasarkan, maka akan sulit untuk melakukan penyesuaian ulang.

Karena Ioniq dan Kona EV termasuk ke dalam mobil EV yang terdampak, entah bagaimana dengan di Indonesia. Sampai saat ini Hyundai belum memberikan jawaban soal penarikan tersebut. Apalagi menyangkut keputusan untuk menarik sejumlah model yang terdampak recall besar-besaran tersebut.

Sampai sekarang Hyundai terus melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti dari kebakaran baterai tersebut. Untuk sekarang mereka harus menarik puluhan ribu unit mobil EV yang ada di seluruh dunia.

Leave a Reply