RiderTua.com – Boleh dibilang Geely Starray EM-i terlihat keren, tapi kini mereka harus waspada dengan kedatangan BYD M6 DM. Meski keduanya dijual di pasar yang beda jauh, keduanya sama-sama mengusung teknologi plug-in hybrid dan dibanderol lumayan terjangkau.
▶Daftar Isi
M6 DM Jadi MPV PHEV Termurah di Indonesia?
Mobil PHEV yang dijual di Indonesia sejauh ini kebanyakan dijual oleh merek asal China, dan Geely menjadi salah satu diantaranya. Setelah sukses merilis mobil listrik EX5, giliran Starray EM-i yang dihadirkan sebagai model PHEV pertamanya disini, dan modelnya masih disambut baik meski EX2 yang dirilis setelahnya lebih laris lagi. Tapi ini sudah menjadi awal bagus bagi Geely setelah absen berjualan selama beberapa tahun disini.

Kini giliran BYD yang menjual mobil PHEV pertamanya melalui M6 DM, dan berbeda dengan Starray EM-i yang berupa model anyar, model ini masih berupa varian lain dari M6 EV. Tapi dari tampilannya sudah membuatnya beda jauh dari M6 EV, dengan grille yang berukuran lumayan besar. M6 lebih menonjolkan kesan MPV yang elegan dan fungsional, sedangkan Starray menegaskan identitasnya sebagai mobil SUV modern nan sporty.
BYD masih mempertahankan desain Dragon Face pada M6, dan bahasa desain inilah yang menjadi ciri khas produknya selama ini. Terlihat jelas dari lampu depannya yang dibuat sipit sampai aksen krom yang banyak diaplikasikan pada desain eksteriornya membuatnya lebih menarik dipandang. Starray lebih memperlihatkan garis-garis tegas nan tajam, grille berukuran besar, serta lampu rem belakang vertikal.

Modern vs Elegan
M6 DM masih bisa memuat 6 hingga 7 penumpang di dalamnya, dan ini yang menjadi keunggulannya atas Starray EM-i. Mobil 7-seater biasanya menjadi buruan konsumen Indonesia, apalagi M6 EV yang pertama kali dirilis langsung diburu banyak orang karena menjadi MPV 7-seater listrik pertama. Dasbornya cukup rapi dan tidak punya desain yang terlalu rumit, serta dilengkapi dengan konsol tengah yang ergonomis.
Karena Starray EM-i dijual sebagai mobil 5-seater, memang ini berarti daya angkut penumpangnya lebih sedikit ketimbang M6, tapi ruang bagasinya cukup luas. Ruang kaki yang cukup lega bisa memberikan kenyamanan berkendara baik bagi pengemudi maupun penumpang, dan tetap nyaman dikendarai dimana saja. 8-layer, marshmallow-like seats juga memaksimalkan kenyamanan bagi pengguna mobil PHEV Geely ini.

Model Unggulan BYD dan Geely
Untuk fiturnya, mobil PHEV BYD ini sudah dilengkapi dengan headunit touchscreen 12,8 inci yang bisa diputar sampai ADAS (advanced driver assistance system). Lalu Starray EM-i punya headunit 15,4 inci yang dipasang vertikal, sistem audio Flyme Sound 16 speaker, sampai headrest speaker yang dipasang di sandaran kepala jok pengemudi. ADAS level 2 juga diberikan untuk mobil Geely tersebut.
M6 DM menggendong mesin bensin 1.500 cc 4 silinder yang dipadu dengan teknologi DM atau dual mode generasi kelima. Dengan ini, mobil bisa berakselerasi 0-100 km/jam selama 9,1 detik, tapi ini masih kalah cepat dari Starray EM-i yang melibasnya dalam waktu 7,8 detik. Mesin bensinnya juga berkapasitas 1.500 cc 4 silinder dengan teknologi EM-i, tapi dengan motor listrik bertenaga besar.

Soal jarak tempuh, M6 DM memakai baterai berkapasitas 18,3 kWh yang punya jarak tempuh 105 km kalau memakai tenaga listrik murni. Kalau digabung dengan mesin bensin, mobil PHEV ini bisa melaju sejauh 1.800 km. Starray EM-i menggendong baterai 7,4 kWh, dan jarak tempuhnya hanya mencapai 40 km dengan tenaga listrik, tapi total jarak tempuhnya bisa melebihi 1.000 km.
Jadi mobil PHEV mana yang cocok? Menurut admin, M6 DM cocok dipakai sebagai mobil keluarga, apalagi dengan jarak tempuhnya yang lebih jauh dari Starray EM-i. Sementara Starray EM-i bagus bagi konsumen yang mencari mobil PHEV berperforma tinggi dan punya fitur ADAS lebih canggih. Geely menjualnya sekitar Rp 500 juta, tapi M6 DM belum diumumkan harganya.






