RiderTua.com – Meski namanya sama, sebenarnya Pajero dan Pajero Sport beda model, lho, karena Pajero berukuran lebih bongsor ketimbang versi Sport. Baru-baru ini Mitsubishi disebut bakal membawa model generasi kelima dari Pajero yang dirilis sekitar musim gugur tahun ini.
▶Daftar Isi
Pajero Bakal Mendapat Model Generasi Kelima
Sebenarnya Mitsubishi Pajero sudah tidak diproduksi sejak tahun 2021, dan Pajero Sport yang menjadi penerusnya sampai sekarang. Memang agak disayangkan kalau model ini dihentikan penjualannya, mengingat modelnya cukup ikonik di pasarnya dan menjadi salah satu mobil yang dipakai di ajang balap rally. Terlebih modelnya tangguh di segala medan, tidak heran kalau mereka mengandalkannya selama empat dekade di pasar global.

Tapi sepertinya kini mereka pingin balik dengan Pajero, seperti teaser yang disebarkannya beberapa bulan lalu, meski hanya memperlihatkan siluet saja. Kini teaser lainnya muncul lagi, tapi kali ini desain headlamp terbarunya diperlihatkan lebih jelas, dan kalau dilihat sekilas desainnya mirip dengan Destinator atau Xforce. Bedanya kalau headlamp Destinator dibuat stylish, All New Pajero dibuat lebih kaku, mungkin agar menyesuaikan modelnya yang lebih bongsor dan kekar.
Mitsubishi Pajero generasi kelima bakal memakai platform ladder frame seperti Triton, tapi dengan penyesuaian pada suspensi depan-belakang dan kabinnya. Selain itu belum ada detail lainnya soal fitur, mesin, hingga spesifikasi lebih lanjut, tapi karena peluncurannya bakal dilakukan tahun ini, jelas mereka kini melakukan persiapan akhir. Modelnya bakal dihadirkan sebagai ‘SUV off-road sejati’, sesuai dengan identitasnya sebagai mobil SUV tangguh.

Model Lawas yang Bangkit Kembali
Pajero pertama kali dijual tahun 1981 silam, dan karena modelnya dihentikan penjualannya sejak tahun 2021, artinya model ini sudah hadir selama 40 tahun di pasar global. Dua tahun setelah dirilis, Mitsubishi membawanya untuk mengikuti Dakar Rally, ajang balap reli paling bergengsi di seluruh dunia, dan Pajero membawa 12 kemenangan, dan 7 diantaranya didapat secara beruntun. Tidak heran kalau modelnya sangat erat kaitannya dengan balap reli.
Sayangnya Mitsubishi Pajero harus dihentikan penjualannya setelah empat dekade, dan selama lima tahun modelnya tidak terlihat lagi di pasarnya. Nampaknya mereka ingin membawanya kembali mengingat modelnya yang masih dicari konsumen, tapi dengan membawa banyak peningkatan pada speknya. Terlebih salah satu ubahannya difokuskan pada suspensinya, mungkin mereka bakal membuatnya lebih nyaman dikendarai tapi masih tahan banting di segala medan.

Pernah Hadir di Indonesia?
Ternyata Pajero pernah dijual di Indonesia, lho, walau hanya model generasi keempatnya yang dirilis, itupun hanya varian Super Exceed yang disediakan. Setelah penjualannya dihentikan, Mitsubishi menggantikannya dengan Pajero Sport yang dirilis tahun 2016, awalnya sempat diimpor dari Thailand sebelum dirakit lokal setahun kemudian. Hingga kini Pajero Sport jadi andalannya di segmen SUV ladder frame, menantang Toyota Fortuner yang jadi rival beratnya.
Meski kabar kembalinya Pajero terdengar bagus, belum jelas apakah modelnya ini bakal dijual di Indonesia juga mengingat mereka sudah menjual Pajero Sport. Tapi tidak ada salahnya kalau mereka membawa model yang ditempatkan di atas segmennya Pajero Sport. Walau ini berarti modelnya harus bertemu kembali dengan Toyota Land Cruiser, yang lebih dulu mendapat model generasi terbaru.

Sejauh ini Mitsubishi menjual empat mobil SUV di Indonesia, yaitu Pajero Sport, Xforce, Destinator, dan Xpander Cross. Destinator menjadi model SUV paling baru yang dirilis, dan modelnya disambut baik karena berupa model 7-seater, jenis mobil yang paling banyak dicari konsumen. Kalau Land Cruiser disambut baik disini, nggak ada salahnya kalau All New Pajero juga bakal disambut baik juga di pasarnya.
Menghidupkan kembali mobil legendaris seperti Pajero jelas terdengar menarik, apalagi namanya sudah terkenal di seluruh dunia. Tapi kalau mau dijual disini mungkin bakal cukup sulit, sih, sebab mereka belum mau menyasar segmen lebih premium.






