Lucio Cecchinello: Marquez Maradona-nya MotoGP!

0

RiderTua.com – Lucio Cecchinello, manajer tim LCR Honda mengatakan.. “Marc Marquez adalah Maradona-nya MotoGP”… Hal ini dia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan media Italia.. “Honda tidak punya Maradona-nya di balap motor. Penyerang lainnya (pembalap Honda lainnya) belum cukup dewasa, ” kata Lucio.

Lucio Cecchinello: Marquez Maradona-nya MotoGP!

Absennya Marc Marquez di musim MotoGP 2020, membuat Honda tidak pernah menang. Mengapa absennya Marc Marquez sangat membebani tim Jepang itu?… Menurut pendapat Lucio Cecchinello, karena Honda tidak punya tip … ” Honda tidak punya Maradona-nya di balap motor. Penyerang lainnya (pembalap Honda lainnya) belum cukup dewasa. Alex Marquez sedang melakukan debutnya, Nakagami tidak memiliki motor resmi”.

“Cal, di sisi lain, yang harus mengambil keuntungan karena paling senior, mengalami patah pergelangan tangan saat pemanasan di Spanyol dan kemudian harus mengoperasi lengannya karena masalah sindrom kompartemen. Kemudian dia mengalami masalah dengan ligamen pergelangan kakinya”.

“Crutchlow, setelah Maradona (Marquez) absen harus memasukkan bola ke gawang dan sayangnya dia tidak berhasil. Jika kami memiliki Nakagami dengan motor spek pabrikan Honda dan Alex dengan kematangan akhir musim (bukan rookie), kami bisa memenangkan beberapa seri balapan,” yakin bos LCR itu.

Honda ditinggal Crutchlow

Setelah 6 musim bersama, LCR Honda ditinggal Cal Crutchlow. Tiga kemenangan dan sembilan podium, membuatnya menjadi pembalap tersukses dalam sejarah tim asuhan Lucio Cecchinello (LCR). Di musim MotoGP berikutnya akan ada Alex Marquez yang akan tandem dengan Nakagami dengan motor spek pabrikan…

Akankah kita bisa melihat Marc Marquez musim ini di MotoGP, setelah lama absen, akankah dia langsung kompetitif?… Menurut Cecchinello, Marc selalu memiliki bakat untuk memukau semua orang. “Saya berharap dia sudah bisa hadir di balapan pertama di Qatar. Saya tidak tahu apakah situasi ortopedi nya akan terkonsolidasi hingga bisa menjamin dia bisa mengendarai motor. Tapi pasti di tahun 2021 kita akan melihatnya (balapan)”.

“Mengenai daya saingnya, dia akan mampu memperebutkan podium saat kembali dan beberapa bulan kemudian dia akan mampu memenangkan beberapa balapan, karena itulah DNA-nya, instingnya, bakatnya,” pungkas bos LCR itu.

Leave a Reply