Mobil CUV Hyundai Creta Bakal Dirakit di Indonesia!

0

RiderTua.com – Kabar mobil CUV Hyundai Creta akan diproduksi di Indonesia menjadi kabar panas lainnya dari merek asal Korea Selatan ini. Sebab setelah sukses meluncurkan dua produk EV miliknya, Hyundai mulai fokus ke rencana lainnya. Mobil CUV Hyundai Creta sebenarnya sudah lama diprediksi bakal hadir di Tanah Air. Karena sempat beredar spyshot yang ditangkap oleh seorang netizen.

Mobil CUV Hyundai Creta Sudah Lama Diprediksi Bakal Hadir

Kabar soal kehadiran Creta di Tanah Air memang bukan menjadi sesuatu yang mengejutkan. Beberapa bulan sebelumnya, mobil crossover-SUV kompak ini pernah terlihat di jalanan, bahkan tanpa dibalut stiker kamuflase sedikitpun. Sehingga praktis, penampilan fascia-nya terlihat jelas secara keseluruhan.

Dari modelnya sepertinya Hyundai bakal mendatangkan model terbarunya yang sudah memasuki generasi kedua. Lampu depannya yang dibuat lebih minimalis dengan LED DRL tipis menampakkan kesan modern nan sporty. Tapi kalau dilihat dari grille-nya, terlihat jauh berbeda dengan modelnya yang dirilis di Negeri Tirai Bambu.

Mobil CUV Hyundai Creta
(autonetmagz.com)

Diekspor Juga

Dengan munculnya spyshot Creta di Indonesia ini, menguatkan dugaan kalau Hyundai bakal memproduksinya secara lokal. Sepertinya begitu, mengingat pembangunan pabriknya tengah dilakukan sampai sekarang, dan kalau sudah rampung, maka mobil ini bakal ikut dirakit juga. Artinya Creta akan bergabung dengan Kona dan Ioniq EV yang sudah dirilis sebelumnya.

Tapi tentu saja produksi Creta tak hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar saja. Rumor menyebut kalau Hyundai Filipina akan mendatangkan Creta dari Indonesia, sehingga ini menguatkan dugaan Creta produksi lokal. Lalu rumor lainnya mengisyaratkan produksi CUV ini kan dimulai sekitar kuartal 4 tahun depan.

Kalau benar, maka ini bisa disebut sebagai rencana yang cukup ambisius dari Hyundai. Tentu saja mereka seolah tak main-main dengan strategi mereka di Indonesia, dengan membawakan produk unggulannya disini. Tak sampai disitu, pabriknya akan menjadi pusat produksi di kawasan Asia Tenggara, jadi tak perlu capek-capek membawanya dari luar negeri.

Leave a Reply