Hasil Penjualan Nissan Indonesia Kok Anjlok (Lagi)?

Distribusi Nissan Kicks e-Power

RiderTua.com – Hasil penjualan Nissan Indonesia tiba-tiba saja mengalami penurunan drastis. Padahal di bulan sebelumnya, merek mobil ini mampu mencatatkan hasil lebih bagus, bahkan mampu mengungguli merek lainnya. Hasil penjualan Nissan Indonesia kembali terpuruk di bulan Oktober lalu. Dari catatan Gaikindo, Nissan hanya mampu menjual 37 unit saja!

Hasil Penjualan Nissan Indonesia di Bulan Oktober

Ini tentu sudah sangat mengejutkan, mengingat Nissan Motor Indonesia (NMI) baru meluncurkan Kicks e-Power. Mobil crossover hybrid ini menjadi yang termurah di Tanah Air, bahkan dilengkapi dengan teknologi hibrida yang unik pula. Kicks e-Power sepertinya mampu menganggu peluncuran Corolla Cross Hybrid yang juga dijual terjangkau.

Tapi entah mengapa Kicks belum mampu memberikan hasil yang cukup maksimal, terbukti dari hasil penjualan bulan Okober 2020 hanya mencapai 37 unit. Semua itu disumbangkan dari crossover tersebut, sementara model lainnya seperti Livina dan Terra tak terjual sama sekali. Bahkan model yang cukup terkenal seperti X-Trail dan Serena juga mencatatkan penjualan nol unit.

Hasil penjualan Nissan Indonesia

Sempat Merajai Penjualan

Tentu ini hasil yang sangat jauh dari sebelumnya di bulan September, dimana NMI mampu menjual sebanyak 1.421 unit. Walau sebenarnya hasil itu masih belum bisa menyamai hasil penjualan di bulan Agustus 2020, dengan raihan 6.829 unit. Livina juga mampu mengungguli Avanza saat itu dan sempat menjadi mobil terlaris selama periode tersebut.

Entah apakah ini ada kaitannya dengan kehadiran Kicks e-Power, sehingga konsumennya mulai beralih ke model lain. Atau kondisi pasar yang mulai memburuk lagi dari sebelumnya, sehingga penjualannya anjlok selama dua bulan terakhir. Sehingga NMI harus mencari cara agar bisa bertahan ditengah kondisi tersebut.

Mungkin agak sulit bagi produsen seperti Nissan untuk bertahan di Indonesia. Terlebih sejak mereka menghentikan penjualan Infiniti dan Datsun di Tanah Air selama beberapa tahun terakhir sebagai hasil dari restrukturisasi perusahaannya. Sepertinya Nissan yang mengalami cobaan lebih berat dari kompetitornya pada tahun ini.

Be the first to comment

Leave a Reply