SUV CR-V Facelift Hadir di Malaysia, Indonesia Kapan?

Honda stop produksi mobil diesel

RiderTua.com – SUV Honda CR-V Facelift resmi hadir di Malaysia setelah sebelumnya diluncurkan di negara tetangga. Mobil ini hadir dengan minim ubahan pada eksteriornya, tapi ditambahkan dengan fitur terbaru. SUV CR-V Facelift hadir dengan fitur sensor pintu belakang yang memudahkan penggunanya. Walau secara keseluruhan nampak masih sama saja dengan model lamanya.

SUV CR-V Facelift Hadir Dengan Fitur Sensor Pintu Belakang

Facelift yang diberikan untuk CR-V nampaknya bukan model yang dirilis secara global beberapa minggu lalu. Karena modelnya yang disegarkan berupa model diesel, bukan bensin seperti yang diluncurkan di Malaysia. CR-V masih mengandalkan mesin lamanya, berkapasitas 2.000 cc i-VTEC 4 silinder.

Jika sebelumnya ada empat trim yang disediakan di Negeri Jiran, kini hanya menyisakan tiga saja. Kelihatannya mereka sudah tak lagi menjual varian diesel, sehingga menguatkan dugaan kalau itu bukanlah CR-V Diesel Facelift versi global. Meskipun modelnya masih berupa rakitan lokal, tapi ubahannya agak sedikit dari yang diduga.

SUV CR-V Facelift Hadir

Sedikit Ubahan

CR-V model facelift sekilas tak ada bedanya dengan modelnya yang sekarang, kecuali pada bagian grille, bumper, dan lampu kabut. Desainnya dibuat lebih modern dari model sebelumnya, walau secara garis besar terlihat sama saja, tak ada perbedaan yang begitu mencolok. Tapi setidaknya ini bisa menyegarkan penampilan CR-V untuk sekarang.

Detail lainnya yaitu bagian bumper belakang mobil berbalut warna silver doff. Sementara krom yang menghiasi knalpot hanya tersedia pada varian turbo, jadi versi lainnya takkan mendapat aksesori ini. Sayang sekali Honda mengubah desain knalpot yang sebelumnya berbentuk trapesium menjadi bulat standar, sehingga kelihatan biasa-biasa saja.

Fitur sensor pintu belakang menjadi fitur yang disoroti pada CR-V Facelift ini. Pengguna tinggal menggoyangkan kakinya di dekat sensor dibawah mobil untuk membuka pintu bagasi belakang secara otomatis. Setelah Malaysia, sepertinya tinggal Indonesia yang belum kebagian. Namun Honda berniat tak ingin merilis produk baru untuk tahun ini karena kondisi pasar belum sepenuhnya membaik.

Be the first to comment

Leave a Reply