Adakah Penyebab Penjualan Xenia Menurun Selama Ini ?

Penjualan Sigra dan Xenia berjauhan

RiderTua.com – Mungkin belum ada yang menyadari penyebab penjualan Xenia yang menurun selama beberapa bulan terakhir. Padahal tak biasanya mobil LMPV Daihatsu ini punya performa penjualan yang begitu parah pada tahun 2020. Penyebab penjualan Xenia menurun disebabkan tak hanya persaingan di segmennya. Tetapi juga kondisi yang terjadi selama ini.

Baca juga: Penjualan Sigra dan Xenia Bagaikan Langit dan Bumi…

Penyebab Penjualan Xenia Menurun Disebabkan Persaingan

Keadaan Xenia tentu berkebalikan dengan Daihatsu Sigra, bahkan kembarannya sendiri, Toyota Avanza. Bak langit dan bumi, Baik Sigra maupun Xenia punya ‘nasib’ yang berbeda jauh, dimana yang satu laris manis dan satunya lagi tidak. Padahal LMPV ini sudah lama hadir di Indonesia dan dirilis bersama dengan Avanza, tapi tak ayal kondisi segmennya membuatnya terpuruk.

Dulu Xenia selalu menjadi andalan Astra Daihatsu Motor (ADM), tapi itu sebelum segmen LCGC ‘menyerang’. Setelah Ayla dan Sigra dirilis, Xenia seakan tersisih dibuatnya, dan pamornya terus menurun seiring dengan semakin banyaknya rival di segmen LMPV. Memang model seperti Mitsubishi Xpander hingga Suzuki Ertiga punya fitur yang cukup lengkap.

Penyebab penjualan Xenia menurun

Pasar Melemah

ADM sendiri mengaku kalau penjualan Xenia terus menurun, meskipun sempat membaik dalam ‘masa transisi’. Pasar segmen MPV murah disebutnya sedang melemah karena kondisi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir. Akibatnya, persentase segmen LMPV menurun dari 23 persen di tahun lalu kini menjadi 16 persen.

Walau sebenarnya ada penyebab lain kenapa dominasi MPV di Indonesia mulai menurun. Tentu saja dengan adanya dua segmen yang berkembang, yaitu SUV dan LCGC, menunjukkan peningkatan tren. Walaupun hampir semua segmen kendaraan di Indonesia mengalami nasib yang sama, yaitu penurunan penjualan, kecuali segmen kendaraan niaga.

Sampai detik ini saja Xenia sepertinya akan tertahan dalam kondisi tersebut jika ADM tak berbuat banyak. Mungkin ini terdengar ironis karena Xenia menjadi salah satu LMPV tertua di Tanah Air, tapi performa penjualannya tak sebesar Avanza. Apakah dalam waktu ke depan nasib Xenia bisa lebih baik atau justru semakin memburuk?

Be the first to comment

Leave a Reply