Land Rover Defender PHEV, Cukup Worth It ?

RiderTua.com – Belum selesai dengan satu produk, Land Rover Defender PHEV resmi diluncurkan. Mobil SUV legendaris ini kini tak hanya hadir dengan desain lebih modern, tetapi dengan teknologi hibrida terbaru. Land Rover Defender PHEV ini bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin model lebih ramah lingkungan. Terlebih untuk kawasan dengan standar emisi yang sangat ketat.

Baca juga: Land Rover Tunda Produksi Defender Model 90, Kenapa ?

Land Rover Defender PHEV Lebih Ramah Lingkungan

Defender yang satu ini merupakan penerus sekaligus turunan dari model lawas yang pernah dijual sebelumnya oleh Land Rover. Dari penampilannya memang sudah tak menampakkan kesan klasik lagi, hanya saja bentuk kotak khasnya tetap dipertahankan. Tapi entah mengapa kesan modern pada mobil ini begitu pas dengan bentuk modelnya sendiri.

Modelnya memang masih sama saja dengan model versi diesel, hanya saja Defender PHEV diberikan perlakuan yang berbeda. Konsumen yang memesan akan mendapat berbagai ‘bonus’ seperti privacy glass, tri-zone climate control, suspensi udara, sampai pelek 20 inci. Mungkin ini terdengar seperti sebuah promo yang menarik.

Land Rover Defender PHEV diisi baterainya

Plug-In Hybrid

Dari namanya saja sudah bisa ditebak darimana Defender mendapatkan daya listriknya, yaitu melalui teknologi plug-in hybrid. Defender PHEV mengandalkan mesin 2.000 cc turbo dengan motor listrik, bertenaga 398 hp dan torsi 472 lb-ft. Memang mesin ini tak sebesar versi mild hybrid yang mencapai 3.000 cc, tapi itu sudah cukup bagi model tersebut.

Memang masih ada satu varian lagi yang dimiliki Defender ‘reborn’, yaitu mild hybrid bermesin lebih besar daripada mesin diesel maupun PHEV. Tapi mungkin saja varian tersebut tak setenar kedua varian lainnya, meski ketiganya sama-sama sudah dikenal konsumen. Land Rover tentu punya maksud tersendiri kenapa mereka menghadirkan dua varian hybrid yang berbeda.

Untuk harga masih belum jelas, tapi performa Defender PHEV sudah cukup optimal untuk model SUV. Mobil ini sanggup melaju sejauh 43 km hanya dengan penggerak listrik, akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 5,6 detik, dan kecepatan maksimum 210 km/jam. Ada yang tertarik?

Be the first to comment

Leave a Reply