Valentino Rossi ‘The Evergreen’ dan Kilikan Manjur Yamaha M1 David Munoz

Valentino Rossi membuktikan dengan podium MotoGP Jerez bahwa "obat" yang diracik David Munoz terbukti bekerja dan manjur pada tunggangannya Yamaha M1.

Valentino Rossi Jerez 2020

RiderTua.com – Lagu evergreen identik dengan lagu lama, namun masih tetap enak didengar sampai saat ini.. Sama halnya dengan Valentino Rossi yang masih populer meskipun semua pembalap MotoGP dari generasi balapnya sudah gantung helm, bahkan yang lebih muda darinya… Kini The Doctor mendapat semangat baru dengan David Munoz yang terbukti memberikan perubahan.. Valentino Rossi ‘The Evergreen’ dan kilikan manjur Yamaha M1 David Munoz

Valentino Rossi ‘The Evergreen’ dan Kilikan Manjur Yamaha M1 David Munoz

Valentino-Rossi-MotoGP-Jerez- David Munoz

Rossi membuktikan dengan podium Jerez bahwa “obat” yang diracik David Munoz terbukti bekerja dan manjur pada tunggangannya Yamaha M1. Bahkan Alex Criville meyakinkan semua orang bahwa jangan pernah melupakan dia di antara favorit sebagai pemenang dalam setiap balapan..

Ketika karirinya terlihat bagai matahari sore jelang terbenam, Valentino Rossi tahu bagaimana caranya untuk ‘menang’. Dengan posisi ketiga di Jerez dia menunjukkan bahwa dia masih bisa bermain dengan yang termuda untuk naik podium MotoGP (18 pembalap muda dibelakang Rossi)…

Namun tetap butuh usaha besar untuk meyakinkan para insinyur Jepang untuk melakukan perubahan. Podiumnya bukanlah kemenangan tetapi dorongan kepercayaan diri, adalah sebuah cara dia menunjukkan bahwa apa yang dilakukan David Munoz berhasil. Di Brno mereka perlu mencoba lagi, selama di dalam garasinya mereka tahu bagaimana menemukan solusi untuk ban belakang yang mulai sirna di lap terakhir di Andalusia.

Norick Abe-Valentino Rossi- Alex Criville
Norick Abe-Valentino Rossi-Alex Criville

Pendapat Alex Crivillè

Cengkeraman ban hilang terlalu banyak pada sudut kemiringan maksimum. Tapi hal itu sesuatu yang bisa diperbaiki dengan sedikit penyesuaian setingan. Valentino Rossi adalah seorang “Evergreen”, dia tidak perlu membuktikan apa-apa tetapi dia masih memiliki motivasi. “Valentino Rossi sangat brilian di Jerez. Saya pikir dia masih memiliki sisa bensin, meskipun menjadi yang tertua di grid dengan usia 41 tahun,” kata Alex Crivillè.

“Dia melakukan balapan yang hebat di Jerez. Dia bisa mengulangnya di Brno dan berada di sana bersama mereka. Rossi tidak bisa dikesampingkan karena jelas dia adalah pembalap yang harus selalu bisa diandalkan di MotoGP,” tambah Crivillè.

Rekor Tak Tertandingi

Dia mungkin tidak memiliki kecepatan Fabio Quartararo, tetapi dengan pengaturan baru yang revolusioner, dia bertarung setara dengan sesama pembalap muda seperti Maverick Vinales. Jika Razlan Razali sempat ragu, kini dia menepisnya, kedatangan Valentino Rossi bukan sekadar pekerjaan pemasaran atau pemaksaan dari Yamaha. Memang diakui Rossi sudah kehilangan kekuatan pengambilan keputusan di Yamaha dalam menghadapi kemajuan pembalap Yamaha yang lebih muda. Tetapi tidak perlu banyak waktu bagi Rossi untuk kembali ke puncak.

Alex Barros- Valentino Rossi -Repsol Honda

Podium Jerez, memperpanjang masa ke”podium”an dari pertama dan terakhir di kelas utama menjadi 20 tahun dan 87 hari. Itu dia ukir dalam 71 tahun sejarah Kejuaraan Dunia balap motor, tidak ada pembalap lain yang bisa mendekati pencapaian rentang 20 tahun itu saat ini. Alex Barros bahkan hanya mampu 14 tahun 341 hari di posisi kedua … Tidak ada yang sepertinya.

Be the first to comment

Leave a Reply