Ketika Mercedes-Benz Tak Puas Dengan Mobil Listrik di Thailand…

(Foto: Otomotif Kompas)

RiderTua.com – Perkembangan kendaraan listrik di Asia Tenggara memang belum signifikan seperti negara di Amerika maupun Eropa. Tapi pasar otomotif di Thailand dan Singapura sudah diramaikan oleh mobil listrik. Namun meski dengan perkembangan mobil listrik yang bagus ini malah belum membuat Mercedes-Benz puas. Mereka menginginkan sesuatu yang lebih bagus agar rencananya lebih ‘tepat sasaran’.

Baca juga: Gara-gara Sunroof, Mercedes-Benz Digugat ?

Perkembangan Mobil Listrik Belum Membuat Mercedes-Benz Puas

Mungkin ini terdengar cukup ganjil, karena Mercedes-Benz sangat aktif dalam segmen mobil listrik di Negeri Gajah Putih. Apalagi merek mobil mewah ini bahkan sudah mampu membuat baterai PHEV (plug-in hybrid). Lalu apa yang membuat Mercy tak puas begitu saja?

Ternyata ini menyangkut soal ketidakjelasan perkembangan kendaraan ramah lingkungan tersebut di Thailand. Pemerintah setempat dianggap tak memberikan arahan yang jelas bagi produsen mobil listrik. Bahkan Mercy melihat tak ada perkembangan maupun regulasi yang relevan bagi mereka.

(Foto: Carvaganza.com)

Aturan dan Regulasi Tak Jelas

Masalah lainnya yang ‘dikomplain’ Mercedes-Benz yaitu menyangkut keberadaan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Jumlah stasiun pengisian daya di Thailand disebut masih terbatas. Bahkan masih ada hambatan lainnya yang membuat Mercy tak puas dengan pasar mobil listrik di negara tersebut.

Mercedes-Benz ingin pemerintah Thailand agar memberi kebijakan tegas untuk pasar mobil listrik. Tentunya dengan memberikan perhatian lebih pada kendaraan ramah lingkungan, maka negara ini bisa ikut andil dalam mengurangi jumlah emisi. Meskipun itu tergantung dari pemerintah sendiri.

Apa yang terjadi di Thailand agaknya sama persis dengan di Indonesia. Hanya saja bedanya belum ada produsen yang merakit baterai secara lokal. Semua mobil listrik yang dijual masih ditetapkan pajak lumayan tinggi, dan masih berupa impor bentuk CBU.

Be the first to comment

Leave a Reply