Valentino Rossi Sudah Kaya, Kenapa Terus Mengambil Risiko?

Valentino Rossi adalah pembalap MotoGP yang secara finansial penuh uang (kaya), dia memiliki tim Moto3, tim Moto2, sebuah sekolah balap VR46

RiderTua.com – Jorge Martinez adalah pembalap MotoGP di kelas menengah dari tahun 1982 hingga 1997. Berhasil menjadi juara dunia sebanyak 4 kali.. Setelah pensiun menjadi manajer Mapfre Aspar Racing Team. Dalam sebuah wawancara dengan media DAZN dia berceita tentang kemenangan penting masa lalunya di Afrika Selatan pada tahun 1992. Tentu saja dia juga membicarakan Valentino Rossi, dari sudut pandang bisnis Rossi tidak kekurangan uang.. Alih-alih pensiun, kini Valentino justru ingin menandatangani kontrak lain dari karirnya di Petronas. Menurut Martinez, Valentino Rossi sudah kaya, kenapa terus mengambil risiko?

Valentino Rossi-Jorge Martínez
Valentino Rossi – Jorge Martinez

Valentino Rossi Sudah Kaya, Kenapa Terus Mengambil Risiko?

Martinez berhasil membukukan 37 kemenangan selama karirnya. Dua gelar dunia musim 1988 satu di kelas 80cc dan yang lainnya di 125cc, dengan Derbi. Kemenangan paling penting adalah kemenangan yang pertama di Assen pada tahun 1984. “Jadi, ada dua kemenangan yang sangat istimewa bagi saya: pada tahun 1998 dan 1990. Di Salzburgring, bersama Antonio Cobas, semua orang memakai ban tipe slick dan aku dengan ban basah (wet tire). Saya mengalahkan Capirossi di tikungan terakhir. Dan pada tahun 1988, sebaliknya, semuanya dengan ban hujan dan aku menang dengan ban slick”.

Setelah pensiun dari dunia balap, dia tidak jauh dari dunia adu kencang. Martinez mendirikan tim balap dan memenangkan kejuaraan dunia bersama Alvaro Bautista pada 2006, dengan Gabor Talmacsi pada 2007, dengan Julian Simon pada 2009 dan dengan Nico Terol pada 2011.

Pujian untuk Valentino Rossi

Jorge Martinez, yang pensiun pada usia 35 tahun (sekarang usianya 57 tahun), tidak menyembunyikan kekagumannya pada Valentino Rossi. “Ketika mereka mengkritik Valentino, jelas bahwa itu adalah hal yang salah, karena dalam hidup kita semua telah membuat kesalahan”.

“Maksud saya … Bagaimana saya bisa pensiun di usia 35 tahun dan Valentino Rossi terus balapan?.. Dia memenangkan GP pertamanya pada tahun 1996 di Brno, sangat mengagumkan bahwa pada usia 41 dia masih mampu berhadapan dengan Marquez dan pembalap muda lain yang lapar akan kemenangan”.

“Beberapa orang bisa memperpanjang karir mereka begitu lama. Ketika kamu berumur beberapa tahun kamu kehilangan agresifitas, keinginan untuk bertarung dan mengambil risiko. Valentino secara finansial penuh uang (kaya), dia memiliki tim Moto3, tim Moto2, sebuah sekolah balap VR46 … Dia seharusnya tidak mengambil risiko apa pun, tetapi Valentino Rossi adalah Valentino Rossi,” pungkasnya…

Be the first to comment

Leave a Reply