Nissan Mau Hengkang dari Pasar Eropa ?

Pabrik Nissan di Jepang Diijinkan Produksi Lagi

RiderTua.com – Setelah berhenti jualan Datsun di Indonesia, Nissan dikabarkan akan meninggalkan pasar Benua Eropa. Padahal benua ini punya banyak konsumen, terutama untuk mobil andalannya, Leaf. Sepertinya tahun ini bukan menjadi tahun yang menuntungkan bagi produsen mobil tersebut.

Baca juga: All New Nissan X-Trail Pakai Mesin yang Sama ?

Nissan Meninggalkan Benua Eropa

Eropa sudah lama menjadi fokus Nissan untuk jualan mobil, terutama jenis ramah lingkungan. Leaf salah satunya, yang menjadi mobil listrik terlaris disana. Walau Amerika Serikat menjual lebih banyak, negara seperti Norwegia hingga Inggris yang menjadi langganan Leaf.

Tapi sepertinya mereka harus meninggalkan Eropa, walau belum jelas kapan itu terjadi. Dari bocoran ‘Operational Performance Plan’ Nissan, mungkin baru terealisasi pada tanggal 28 Mei mendatang. Masih lama, meski sebentar lagi Nissan akan ‘mewujudkannya’.

Fokus di Tiga Pasar Utama

Sebagai gantinya, Nissan akan fokus pada tiga pasar utama otomotif di dunia. Mulai dari Amerika Serikat, China, hingga Jepang, dan belum jelas bagaimana dengan negara lainnya. Ada kemungkinan kalau Nissan bisa saja hengkang dari negara selain ketiganya suatu saat nanti.

Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi baru Nissan dalam bersaing di segmen mobil penumpang. Apalagi sejak eks-CEO-nya terjerat kasus, mereka harus mencari strategi baru agar bisa bertahan. Seperti mengeluarkan produk baru, entah itu mobil PHEV atau semacamnya.

Keadaan Nissan yang terpuruk ini dimulai saat Carlos Ghosn terlibat dalam skandal keuangan. Kondisi tersebut sudah diperparah dengan dampak dari pandemi. Tentu mereka harus susah payah bertahan ditengah kondisi seburuk itu dengan strategi baru.

Be the first to comment

Leave a Reply