Ketika Sihir Tipuan Marquez Gagal dan Berakhir di Aspal !

RiderTua.com – Siapa yang tidak kenal dengan kecerdikan seorang Marquez dalam mengatur strategi. Marquez jago dalam memperdaya lawan-lawannya. Bahkan mulai sesi latihan hingga balapan semua langkah yang diambil Marquez penuh perhitungan akurat dan terukur. Seri MotoGP Sepang yang menjadi bahan pembicaraan justru insiden antara Fabio Quartararo dan Marc Marquez selama sesi kualifikasi Q2 Sabtu. Ketika sihir tipuan Marquez gagal dan berakhir di aspal !

Ketika Sihir Tipuan Marquez Gagal dan Berakhir di Aspal !

Trik Kualifikasi Terbaik Marquez di Mugello

Contoh trik atau memperdaya lawan terbaik Marquez adalah seri Mugello. Saat itu di Mugello, Marquez memainkan langkah jenius terhadap lawannya dari Ducati. Tim Ducati perintahkan agar Andrea Dovizioso dan Michele Pirro untuk menunggu di pit sampai Marquez memulai lap terakhirnya, kemudian mereka boleh turun ke lintasan untuk ‘bermain-main’ dengannya.

Apa yang terjadi? Marquez justru tidak segera geber motornya, jadi tiga motor itu hanya berkeliling di trek Mugello, sampai Dovizioso tahu waktu sudah hampir habis, jadi dia harus melaju sekencangnya dan saat itulah Marquez mulai menyerang waktu Ducati.

Marc tidak membiarkan Dovizioso menggunakan kecepatan tingginya untuk merebut posisi pole, Marc malah masuk di belakang Dovizioso, meninggalkan ruang yang cukup untuk mengejar pembalap Italia itu di lap terakhir mereka untuk mengambil pole dengan jarak 0,2 detik. Ini mungkin trik kualifikasi terbaik sejak diperkenalkannya format 15 menit. Bahkan pengamat balap menyatakan sebagai momen jenius..

Marc Mencoba Tipuannya pada Quartararo

Di Sepang, Marquez menempel pada Yamaha Quartararo, keluar dari pit lane dia tepat di belakang Quartararo ketika mereka mulai memacu di sesi terakhir. Setiap kali Quartararo menutup throttle ( gas) untuk memaksa agar Marquez menyalipnya, juara dunia itu juga menutup gas-nya.

Marc dan Quartararo melaju di trek di semua lap seperti ini. Quartararo akhirnya bosan dengan permainan Marc dan tahu bahwa waktu sudah hampir habis. Jadi ketika mereka memulai lap berikutnya Fabio memulainya dengan kecepatan penuh. Dan saat itulah hal itu terjadi. Ketika Marquez melesat memasuki tikungan-2, ban belakangnya tergelincir dan mengunci, melemparkannya ke atas, berlutut, tiba dengan sikunya dan jatuh ke aspal.

Namun Marc menolak mengakui itu adalah taktiknya, sementara Quartararo hanya mengaku tersanjung. “Marc ingin mengikuti saya karena kami melakukan pekerjaan dengan baik tahun ini. Dan semua ini adalah bagian dari permainan, jika saya memiliki kemungkinan untuk melakukannya saya juga akan melakukannya.” kata Fabio..

Pelanggaran Tanpa Peringatan..

Kejadian yang lebih luar biasa lainnya di Sepang adalah: Meskipun Marquez dan Quartararo melambat di lintasan saat kualifikasi berlangsung, keduanya tidak ditegur oleh pengawas balapan. Sebagaimana kita ketahui tidak ada yang lebih berbahaya di lintasan balap selain melaju perlahan. Sementara pembalap lainnya mencari waktu tercepat dengan gas pol..!

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Iker Lecuona: Super-Rookie Jelmaan Casey Stoner dan Anti-Marquez, Waspadalah !
  2. Respon Kritikan Pedas Crutchlow: Masa Depan Honda adalah Zarco Bukan Cal Crutchlow !
  3. 3 Alasan Kenapa Yamaha ‘Semakin di Depan’, Nomor 3 Keajaiban !
  4. Hari Ini Dani Pedrosa Raih Kemenangan ke-23 di Tim Movistar Honda
  5. Di Usia 40 Tahun Raih Rekor ‘Best Race Lap’ MotoGP Sepang 2019

1 Comment

  1. ga gitu, yg dilarang itu melambat di racing line (fabio dan marq melambat diluar racing line). Jadi tidak mengganggu dan membahayakan pembalap yg melakukan hotlap

Leave a Reply