Suzuki dan Mitsubishi akan Stop Penjualan Mobil Diesel di Eropa


ktm indonesia

(Foto: IBTimes India)

RiderTua Mobil – Penjualan mobil diesel perlahan sudah mulai ditinggalkan oleh beberapa produsen otomotif. Hal ini terjadi seiring dengan semakin banyaknya mobil listrik yang diproduksi dan dijual. Selain itu, di beberapa negara penjualan mobil diesel sudah tak selaris dulu lagi karena banyak konsumennya yang beralih ke mobil listrik. Kali ini dua pabrikan besar asal Jepang memutuskan melakukan hal yang sama. Suzuki dan Mitsubishi akan stop penjualan mobil diesel di Eropa.

Baca juga: Pemerintah Jerman Melarang Penggunaan Mobil Diesel, nah lo.

Suzuki New SX4 S-Cross Facelift Bakal Meluncur 11 November 2017

Suzuki dan Mitsubishi akan Stop Penjualan Mobil Diesel di Eropa

Baru-baru ini Nikkei Asian Review melaporkan bahwa Suzuki dan Mitsubishi berencana akan menghentikan penjualan mobil diesel di Benua Eropa. Bedanya, Suzuki baru menghentikan secara sepenuhnya pada akhir tahun ini. Sementara Mitsubishi belum dipastikan kapan bisa dilakukan.

Sebenarnya Suzuki sudah terlebih dulu menghentikan penjualan mobil diesel di Hungaria pada awal tahun ini. Padahal Suzuki mampu menyumbang penjualan 10 persen dari total penjualan 281 ribu unit kendaraan diesel di Eropa.

Sementara itu, Mitsubishi menghentikan penjualan mobil SUV diesel di Inggris dan Jerman, dan Prancis akan menyusul setelahnya. Meskipun begitu, Mitsubishi tentu tak ingin lepas sepenuhnya dari mesin diesel. Mereka masih akan tetap memproduksi mobil diesel pick-up dan truk.

Dengan penghentian penjualan mesin diesel oleh Suzuki dan Mitsubishi, maka Mazda menjadi satu-satunya produsen mobil asal Jepang yang masih menjual mobil diesel di Eropa. Targetnya di tahun 2040 nanti, Benua Eropa akan menghentikan tak hanya penjualan mobil diesel, tetapi juga mobil bensin.

Awal dari penurunan penjualan mobil diesel ini muncul setelah kasus skandal dieselgate yang dilakukan oleh Volkswagen pada tahun 2015. Mereka memanipulasi data emisi agar bisa lolos uji coba. Angka penjualan mobil diesel sudah menurun 44,4 persen dari tahun 2011 silam, dan akan terus menurun. IHS Markit memprediksi penurunan ini akan terus berkurang menjadi 35,2 persen di tahun 2022 mendatang.

 

Be the first to comment

Leave a Reply