Hasil Tes Tabrak Renault Kwid Ternyata Buruk, Kok Bisa?



renault-kwid
(Foto: CarAndBike) renault-kwid

RiderTua mobil – Biasanya jika membuat mobil, maka yang paling diutamakan yaitu fitur keselamatannya. Fitur ini sangatlah penting karena bisa meminimalisir korban jiwa saat terjadi kecelakaan. Sayangnya masih ada beberapa mobil yang tidak dilengkapi standarisasi keselamatan yang baik dan benar. Hasil tes tabrak Renault Kwid ternyata buruk.

Baca juga: Renault Siapkan MPV Murah Pesaing Datsun Go?

Fitur yang Diremehkan?

Baru-baru ini Renault Kwid dibawa ke tes tabrakan yang dilakukan oleh ASEAN NCAP. Ternyata hasilnya Kwid tidak mendapatkan bintang sama sekali. Parahnya lagi, yang diuji adalah Kwid dengan spek untuk pasar Indonesia. Weladalah kujur tenan tho iki ?

Hasil dari crash test tersebut menunjukkan angka yang sangat minim di tiga kategori, yaitu 24,68 poin. Di tes proteksi orang dewasa hanya 10,12 dari 36 poin, tes penumpang anak 14,56 dari 49 poin, dan Safety Assist Technologies (SAT) tak ada bintang untuk Kwid. Ini karena tak ada fitur seperti ABS, Electronic Stability Control (ESC), pengingat pemakaian sabuk pengaman, Blind Spot Warning, Autonomous Emergency Braking, dan Collision Warning System.

Dengan hasil ini, maka ini bisa membuat konsumen Indonesia merasa ketar-ketir. Mereka harus mempertimbangkan kembali ketika akan membeli Kwid, atau paling tidak mencari alternatif mobil lain yang lebih bagus. Untuk diketahui, Kwid di Indonesia berstatus CBU (Completely Build-Up) dan didatangkan langsung dari India.

Entah apa alasan Renault tidak memberi fitur keselamatan yang lengkap pada Kwid. Kalau tujuannya agar harga mobilnya murah itu sudah salah besar. Bisa-bisa nyawa konsumennya yang jadi taruhannya. Tapi seperti peribahasa Jawa, rego gendong rupo atau ono rego ono rupo yang artinya harga menentukan kualitas.

Be the first to comment

Leave a Reply