Truk Listrik Masih Belum Bisa Dibawa ke Indonesia



(Foto: Otomotif Kompas)

RiderTua Mobil – Tak hanya mobil yang diotak-atik jadi mobil listrik, tetapi juga kendaraan komersial seperti truk. Saat ini truk menggunakan mesin diesel dan menghasilkan lebih banyak polusi. Maka itulah produsen mulai mengembangkan truk ramah lingkungan. Namun sayang, truk listrik masih belum bisa dibawa ke Indonesia.

Baca juga: Jalan ‘Charger’ Mobil dan Truk Listrik Sudah Ada di Swedia

Regulasi yang Belum Rampung

Mitsubishi juga memiliki truk listrik, salah satunya yaitu Canter E-Cell yang pernah mejeng di GIIAS 2017 lalu. Truk ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi polusi. Canter E-Cell memang berpotensi untuk bisa dijual di Indonesia, namun sayangnya divisi kendaraan komersial Mitsubishi Fuso masih belum memastikan kehadirannya.

Ini tentu berkaitan dengan regulasi kendaraan listrik yang belum selesai. Entah sampai kapan regulasi ini akan rampung sesuai yang dijanjikan pemerintah. Regulasi listrik masih terkatung-katung dan belum ada kejelasannya. Lagipula fasilitas pendukung kendaraan listrik belum banyak tersedia, hanya terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta.

Selain dari regulasi, banyak produsen otomotif berharap kalau pajak kendaraan listrik bisa disetarakan dengan mobil biasa. Karena saat ini mobil listrik lebih mahal jika dijual di Indonesia daripada di negara asalnya dan dianggap mobil mewah. Akibatnya masyarakat menjadi malas membeli mobil listrik. Itulah yang diharapkan dari produsen untuk mendukung lingkungan bebas polusi.

Meskipun begitu, Mitsubishi Fuso mengatakan kalau mereka sudah siap jika sudah mendapat insensif dari pemerintah. Ketika semua selesai, maka Mitsubishi dan produsen lainnya akan memproduksi kendaraan listrik dalam hal ini truk jumlah besar.



Be the first to comment

Leave a Reply