Akankah Honda Civic Type R Menjadi Pewaris Tahta CR-Z ?

Honda Civic Type R saat ini menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia. Selain desainnya keren, mobil ini juga terbukti sanggup menaklukkan sirkuit Nurburgring dengan mesin turbo. Walau saat ini menjadi mobil Honda termahal kedua di Indonesia setelah Odyssey. Akankah Honda Civic Type R Menjadi Pewaris Tahta CR-Z 

Baca juga: Gile Bener, Honda Civic Type-R Seharga Hampir Rp 1 Miliar Sudah Sold Out

Honda Civic Type R Penerus CR-Z

Tapi tunggu dulu, bukankah Honda dulunya memiliki CR-Z ? Sama seperti Civic Type R, CR-Z merupakan mobil sport yang dirilis Honda tahun 2013 lalu. Pada awalnya kehadiran CR-Z disambut baik oleh masyarakat Indonesia, bahkan di tahun yang sama CR-Z berhasil menguasai segmen sport sebesar 44,55 persen, walau sempat disalip saingannya, Volkswagen Scirocco.

Sayangnya, tahta CR-Z tak bertahan lama. Tahun 2016 Honda harus menghentikan produksi CR-Z setelah mengalami penurunan penjualan. Tak ingin kehilangan segmen sportcar, Honda kemudian meluncurkan Civic Type R. Meski diproduksi dalam jumlah terbatas, Civic Type R sukses dikirim ke konsumen sebanyak 51 unit. Jumlah ini sama dengan penjualan Toyota 86, dan mengalahkan penjualan VW Scirocco, Peugeot RC-Z, dan Daihatsu Copen.

Civic Type R memang disambut dengan baik, sama dengan kedatangan awal CR-Z. Namun Honda masih belum memastikan kalau Civic Type R akan meneruskan perjuangan CR-Z di kelasnya. Mereka hanya mengutamakan kepuasan pelanggan, juga tak mau repot untuk mengurusi soal siapa yang menjadi pemimpin pasar otomotif di Indonesia.

Semoga saja Civic Type R bisa bertahan lebih lama di Indonesia, agar tak bernasib sama dengan saudaranya. Karena jika dilihat, penjualan mobil sport di Indonesia memang sudah tertinggal jauh dari segmen pasar lainnya seperti LCGC dan LMPV. Beberapa mobil bahkan sudah ‘dipensiunkan’ karena penjualan yang menurun.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page