Konvoi Antar Jenazah Jangan Sampai Keterlaluan…

Konvoi Antar Jenazah Jangan Sampai Keterlaluan
arogansi pengantar jenasah

Konvoi Antar Jenazah Jangan Sampai Keterlaluan – Baru-baru ini, netizen dihebohkan video yang kini menjadi viral di  dunia maya dari akun instagram @putryaprilla. Video itu memperlihatkan iring-iringan pengantar jenasah yang melanggar lalu lintas dan berbuat arogan ke sesama pengguna jalan.

Baca juga : “Gerombolan” Orang Sopan… Akankah Arogan…???

Kronologi Kejadian

Kejadian ini terjadi di sebuah jalan di Makassar Sulawesi Selatan. Serombongan orang dengan mengendarai motor sedang mengantar jenasah (karena terlihat membawa bendera putih).  Memang gak aneh sih, namun yang aneh bin ajaib serombongan orang  ini melaju melawan arus/kontra flow dan gak pake helm lagi.

Tak hanya sampai disitu, tindakan arogan seorang pengendara motor yang mengawal iringan jenazah itu. Minta jalan sudah dikasih eh kok malah nendang kaca spion mobil yang kebetulan  lewat hingga rusak. Duh, bagaimana sih?

Baca juga : Iring-Iringan Konvoi Semakin Arogan

UU No. 22 Tahun 2009

Arogansi di jalan selalu terjadi, kebanyakan ketika melakukannya secara konvoi. Tak hanya dilakukan saat touring, tapi juga mengantar jenazah. Weleh ! Seperti melawan arus (contraflow) atau merusak kendaraan orang lain. Tentu membuat masyarakat dan pengguna jalan lain resah dan terganggu.

Sebenarnya, dalam UU No. 22 Tahun 2009 di Pasal 134, ada aturan pengguna jalan yang memperoleh hak utama. Yaitu:

  1. Pemadam kebakaran
  2. Ambulan yang mengangkut orang sakit (bukan jenazah)
  3. Kendaraan pertolongan kecelakaan
  4. Mobil pimpinan lembaga negara RI
  5. Kendaraan pimpinan dan pejabat asing yang menjadi tamu negara
  6. Iringan pengantar jenazah
  7. Konvoi kendaraan tertentu setelah adanya pertimbangan dari Kepolisian

Terlihat jelas bahwa iringan pengantar jenazah ada di nomor 6. Namun, sebenarnya yang menjadi masalah yaitu sikap dari pengantar jenazah itu sendiri. Bisa dibayangkan jika banyak orang yang mencibir karena ulah si pengantar jenasah. Sudah barang tentu jenasahnya itu ikut kena imbasnya tho ? Kasihan jenasahnya lah kalo harus ikutan dicibir.

Oleh karena itu, semua dikembalikan pada diri sendiri. Jangan sampai kejadian semacam ini terjadi lagi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*