Honda Indonesia Tak Gentar Hadapi Xpander Walau Penjualan Turun

Boleh dibilang, kehadiran Mitsubishi Xpander benar-benar membuat pasar LMPV terguncang. Apalagi setelah pemesanan mobil ini sudah mencapai lebih dari 11 ribu unit. Hal ini membuat para pemain lama di kelas LMPV dirundung rasa cemas, terutama Honda Mobilio yang penjualannya menurun drastis daripada rivalnya, Xeniavanza dan Ertiga.

Mengenai masalah ini, Marketing and After Sales Service Director HPM, Jonfis Fandy, tak banyak berkomentar. Dia mengatakan bahwa Honda Indonesia sudah mempunyai strategi menghadapi kemunculan Xpander dan akan digunakan dalam pertempuran panas di segmen ini. Dia juga menambahkan bahwa Mobilio sudah melakukan perubahan besar di awal tahun 2017.

Selanjutnya, Jonfis mengatakan, peringkat dan volume unit Mobilio tidak dipentingkan, yang diutamakan adalah melihat konsumennya senang memiliki Mobilio, dan itulah yang mereka pikirkan terlebih dahulu.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Mobilio mencapai penurunan drastis mengenai wholesale-nya. Hanya 739 unit yang berhasil didistribusikan. Padahal di awal tahun Mobilio mampu mencapai angka 3.500 hingga 5.000-an unit, namun turun pada bulan Juni yang hanya mencapai sekitar 1.300 unit. Mungkin Honda berhati-hati dengan ketersediaan stoknya.

Entah bagaimana nasib dari Mobilio atau mobil LMPV lama lainnya di akhir tahun 2017, setelah Xpander, diikuti oleh Wuling Confero S meluncur di pasar Indonesia. Kita lihat saja…

Be the first to comment

Leave a Reply