RiderTua.com – Sahabat pembaca RiderTua, pasar mobil listrik masih terus mengalami perkembangan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tidak sedikit ada juga yang membangun pabrik mobilnya disini agar tidak perlu repot-repot mengimpor unitnya dari luar negeri, serta bisa dibanderol lebih terjangkau.
Pabrik Barunya Siap Memproduksi VF3 dan Model Lainnya
VinFast memang baru hadir sekitar dua tahun di Indonesia, tapi mereka sudah mencatatkan hasil penjualan yang cukup bagus dari lini mobil listriknya. Terutama VF3 yang dirilis tahun lalu tapi sudah mendapat sambutan baik dari konsumen meski berupa mobil listrik mungil. Tapi penjualannya sudah melebihi model BEV lainnya yang dihadirkan sebelumnya.

Sebenarnya unit yang dijualnya ini masih didatangkan langsung dari Vietnam, walau itu bukan menjadi masalah bagi mereka karena itu tidak menganggu pengiriman unitnya ke konsumen. Tetap saja, mereka membutuhkan pabrik mobil di Indonesia untuk merakit mobil setir kanan yang bisa diekspor ke luar negeri. Setelah sekian lama, pembangunannya bisa diselesaikan sekitar akhir tahun lalu dan sudah beroperasi.
Dengan ini, VinFast bisa memperkuat kedudukannya di pasar mobil listrik disini, terlebih dengan banyaknya kompetitor di pasarnya. Merek seperti BYD, XPeng, Maxus, Wuling, Chery, sampai Neta semuanya berasal dari China, tapi tidak sedikit ada juga merek seperti Toyota yang mulai menjual mobil listrik. Jelas ini membuat persaingan di pasarnya berjalan semakin ketat, tapi mereka pantang mundur untuk menghadapi kompetitornya tersebut.

Hadirkan Sejumlah Model Unggulan
Sejauh ini merek asal Vietnam tersebut sudah menghadirkan sejumlah mobil listrik di Indonesia, tapi itu saja belum cukup. Bahkan dengan menghadirkan VF3 yang menjadi model termurahnya sekalipun, mereka ingin menghadirkan model yang bisa menjadi daya tarik konsumen karena merupakan jenis mobil yang paling banyak dicari. Yaitu MPV Limo Green, dan modelnya dipastikan akan dirilis tahun ini.

Model ini juga dipastikan bakal dirakit lokal setelah dirilis, dan kemungkinan bakal mengusung nama baru agar lebih mudah dikenal oleh konsumen di pasar tujuannya.






