RiderTua.com – Biasanya Gran Max Pickup selalu berada di posisi kedua atau ketiga dalam penjualan di pasar mobil Indonesia. Tapi siapa sangka mobil pikap ini merebut posisi teratas dari medium MPV Toyota, termasuk mobil murahnya BYD!
Gran Max Pickup Sukses Terjual 4,4 Ribu Unit
Daihatsu Gran Max, termasuk model lainnya, selalu mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan meski sebagian besar modelnya berupa mobil murah. Tetap saja, mobil jenis inilah yang jadi incaran konsumen Indonesia, dari Sigra-Ayla, Terios, Xenia, Sirion, sampai Luxio menjadi model yang paling diunggulkan di segmennya masing-masing. Performa penjualannya juga lumayan bagus meski kini pasar mobil murah mulai diisi oleh model ramah lingkungan.

Memang Gran Max Pickup masih menjadi penyumbang utama penjualannya hingga Juli lalu, dengan 4.449 unit terjual selama sebulan. Ternyata ini bukan hanya menjadi hasil tertinggi yang didapat bagi Daihatsu, tetapi juga menjadikannya sebagai mobil terlaris sepanjang Juli 2026. Sementara penjualan Daihatsu Gran Max versi minibus juga lumayan laris dengan lebih dari 2,7 ribu unit terjual.
- Daihatsu Gran Max Pickup: 4.449 unit
- BYD Atto 1: 4.233 unit
- Toyota Kijang Innova (Zenix dan Reborn): 4.176 unit
- Toyota Avanza: 3.511 unit
- Suzuki Carry: 3.282 unit
- Jaecoo J5 EV: 3.155 unit
- Daihatsu Sigra: 3.092 unit
- Mitsubishi Xpander (dan Xpander Cross): 2.743 unit
- Daihatsu Gran Max (Minibus dan Blind Van): 2.726 unit
- Toyota Rush: 2.548 unit
- Geely EX2: 2.511 unit
- Toyota Calya: 2.418 unit
- Toyota Hilux: 2.289 unit
- Toyota Veloz HEV: 2.140 unit
- Honda Brio (Satya dan RS): 1.611 unit
- Daihatsu Terios: 1.458 unit
- BYD M6 DM: 1.437 unit
- Mitsubishi L300: 1.373 unit
- Toyota Agya: 1.175 unit
- Daihatsu Ayla: 996 unit

Masih Bisa Dikejar?
Melihat dari selisih penjualannya yang cukup tipis, pikap Daihatsu tersebut masih bisa sedikit lebih unggul dari Atto 1 dan Kijang Innova. Tentu ini bukan berarti Gran Max bisa aman dari kejaran keduanya, karena siapa tahu Atto 1 maupun Innova bisa langsung merebut posisinya begitu saja. Terlebih mengingat penjualan Atto 1 yang masih bisa ditingkatkan lebih jauh lagi di tahun ini.
Sementara Kijang Innova masih bertahan di peringkat tiga besar walau kini tergeser oleh Gran Max Pickup dan Atto 1. Memang itu sudah menjadi hasil yang bagus, tapi sepertinya ada kemungkinan posisinya tergeser akibat penurunan penjualan Kijang Innova Reborn yang cukup drastis belakangan ini. Bahkan dengan Innova Zenix yang masih menyumbang hasil terbesar sekalipun, kalau Innova Reborn turun drastis penjualannya, jelas ini mempengaruhi hasil yang didapatnya secara keseluruhan.

Ungguli Model Lain
Kalau melihat dari penjualan mobil listrik, Atto 1 akhirnya merebut kembali posisi teratasnya dari Jaecoo J5 EV setelah sempat terpuruk dua bulan lalu. Dengan produksi lokalnya yang mulai digencar, tentu tidak mengherankan mengapa penjualannya bisa pulih dalam waktu sangat singkat. Ini bisa memberikan BYD kendali penuh di pasar BEV di Indonesia atas kompetitornya, termasuk rival senegaranya seperti Jaecoo hingga Chery.
BYD juga memegang dominasi di pasar PHEV dengan M6 DM, meski modelnya baru seumur jagung. Namun model seperti ini jadi favorit konsumen karena harganya yang terjangkau, dan ini sudah cukup untuk menggeser dominasi grup Chery di pasar tersebut. Berbicara soal Chery, tidak ada satupun modelnya masuk ke dalam peringkat 20 besar, hanya ada sub-brand-nya yang masuk peringkat 10 besar.

Daihatsu Gran Max masih unggul jauh atas kompetitornya di segmen mobil niaga ringan, seperti Suzuki Carry dan Mitsubishi L300. Nampaknya perlahan penjualan L300 bisa dipulihkan lagi setelah sempat anjlok hingga ratusan unit, tapi itu terjadi beberapa tahun lalu. Sementara mobil penumpang Mitsubishi terlaris masih dipegang oleh Xpander series, walau ini belum cukup untuk mengejar Toyota Avanza.
Kalau sudah begini, persaingan di pasarnya bakal berjalan lebih seru lagi dengan banyaknya model anyar yang dirilis.












