Home Otomotif Wuling Bicara Soal Kehadiran BYD M6 DM

    Wuling Bicara Soal Kehadiran BYD M6 DM

    Mobil MPV Wuling Darion PHEV
    Wuling Cortez Darion PHEV

    RiderTua.com – BYD sekarang sudah punya mobil PHEV di Indonesia, lho, dan M6 DM siap meramaikan pasarnya meski belum dijual. Namun kehadirannya membuat calon rivalnya harus pasang kuda-kuda kalau sewaktu-waktu M6 DM tiba-tiba laris manis setelah penjualannya dimulai.

    Daftar Isi

    M6 DM Jadi Ancaman di Pasar MPV PHEV?

    Wuling sudah lebih dulu menjual mobil MPV PHEV di Indonesia melalui Darion PHEV, dan modelnya memang menjadi yang pertama di pasarnya. Sebab model ramah lingkungan di pasar MPV kebanyakan berupa mobil listrik atau hybrid, itupun sebagian besar berupa mobil kelas premium. Contohnya Denza D9 dan Toyota Alphard HEV, dimana keduanya sama-sama dijual sebagai model MPV mewah, tapi D9 yang paling terkenal sampai sekarang.

    Mobil MPV hybrid Wuling Starlight 730 Cortez Darion BitAuto Global
    Wuling Starlight 730 Cortez Darion BitAuto Global

    Habis Darion PHEV, terbitlah M6 DM, dan modelnya ini dihadirkan sebagai MPV PHEV berukuran lebih kecil dari Darion. Tapi sebagai mobil sekelas low MPV (LMPV), M6 DM punya peluang untuk dibanderol lebih murah dari calon rivalnya, dan Darion sendiri dibanderol lebih dari Rp 400 jutaan. Jelas ini bisa membuat posisinya terancam dari lawan barunya tersebut, meski sebenarnya keduanya nggak bakal saling rebutan pasar kalau konsumennya berbeda.

    Inilah yang dipikirkan Wuling belakangan ini, dan mereka yakin keduanya takkan saling merebut konsumennya karena dijual di pasar yang berbeda. Tapi mereka ogah mengomentarinya lebih lanjut, meski mereka menegaskan bakal terus menghadirkan berbagai inovasi produknya bagi konsumen di pasar roda empat di Indonesia. Seperti membawa model SUV dan MPV PHEV, karena sebelumnya mereka hanya menjual mobil listrik dan bensin saja.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    MPV hybrid Wuling Starlight 730 Wuling Darion PHEV Cars
    Wuling Starlight 730 Cortez Darion PHEV Cars

    Darion dan Eksion

    Sebenarnya tidak hanya Darion yang harus berhadapan langsung dengan salah satu mobil BYD, tetapi juga Eksion. Justru lawannya Eksion di pasar PHEV dan BEV jauh lebih banyak lagi, dan kebanyakan berupa produknya merek senegara dengan Wuling, seperti Chery dan Jaecoo yang cukup populer belakangan ini. Tiggo 8 CSH dan J5 EV masing-masing menjadi pemimpin di pasar PHEV dan BEV, dan keduanya masih belum terkalahkan oleh rivalnya.

    Entah apakah Eksion bakal lebih tahan banting melawan banyak kompetitor di pasarnya dengan sejumlah keunggulan yang dimilikinya. Untuk Darion, karena pasarnya belum ramai, seharusnya ini bisa menjadi kesempatannya untuk merebut posisi teratas di segmennya sebelum makin banyak kompetitor yang berdatangan. Terlebih BYD mulai memperluas lini produknya dengan membawa dua varian M6 ke Indonesia.

    Wuling Eksion PHEV OLX
    Wuling Eksion PHEV OLX

    Produksi Lokal

    Tapi yang membuat Wuling unggul dari BYD yaitu mereka sudah punya tempat produksinya, dan Darion serta Eksion sudah dirakit lokal. Dengan ini mereka nggak perlu repot-repot mengimpor mobilnya dari luar negeri dan bisa menjualnya dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, modelnya juga bisa mendapat insentif khusus, itupun kalau insentifnya sudah berlaku dan hanya diberikan untuk mobil listrik saja.

    Sementara BYD masih mengimpor mobilnya langsung dari kampung halamannya, dan mereka belum juga merakitnya disini. Entah ada apa dengan persiapan yang sudah dilakukannya sejak awal tahun ini, mengingat targetnya mereka sudah bisa memproduksinya mulai Q1 2026. Nampaknya mereka harus menunggu lebih lama lagi sampai semua persiapannya selesai atau masalah lainnya ditangani.

    Mobil listrik Wuling Eksion Starlight 560 Conexao Automotiva
    Wuling Starlight 560 Eksion Conexao Automotiva

    Pasar MPV dan SUV di Indonesia benar-benar cukup ramai dengan banyaknya model yang ditawarkan, dan tidak sedikit ada yang menjual model ramah lingkungan. Tapi kalau dilihat, kebanyakan merek lebih memilih menjual mobil SUV ketimbang MPV, padahal MPV bisa menjadi jenis mobil yang paling banyak dicari konsumen karena kelebihannya. Seperti daya angkut penumpang dan barang bawaannya yang sangat diandalkan dan jadi jenis mobil favorit masyarakat Indonesia.

    Sebagian besar MPV ramah lingkungan yang dijual disini berupa model premium, itupun model di bawahnya masih bisa dihitung dengan jari. Karena merek asal Jepang belum banyak mengisi pasar PHEV dan BEV, merek China yang mengisi pasarnya duluan.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini