Home MotoGP Marc Marquez Akui Ducati Kehilangan Sesuatu, Aprilia Menggila, Alarm Bahaya Mulai Nyala!

    Marc Marquez Akui Ducati Kehilangan Sesuatu, Aprilia Menggila, Alarm Bahaya Mulai Nyala!

    Marc Marquez - Fabio Di Giannantonio
    Marc Marquez - Fabio Di Giannantonio

    RiderTua.com – Ducati sebagai juara bertahan sedang menghadapi cobaan, tantangan dari rival Italia-nya sendiri: Aprilia.. Sementara itu Marc Marquez bisa mengungkap masalah sebenarnya yang terjadi pada desmosedici GP26 miliknya..!

    Ducati memang kembali naik podium di GP Brasil, tapi suasana di dalam garasi tim merah ini justru terasa campur aduk.. Fabio Di Giannantonio finis ketiga, di depan Marc Marquez, menyisakan rasa kurang puas buat kubu Ducati, terutama mengingat crash Pecco Bagnaia di balapan hari Minggu.

    Marc Marquez Akui Ducati Kehilangan Sesuatu, Aprilia Menggila, Alarm Bahaya Mulai Nyala!

    Marc Marquez Marah
    Marc Marquez

    Bagi Aprilia, ini adalah finis satu-dua MotoGP pertama mereka musim ini, kemenangan beruntun kedua mereka. Juara bertahan pun mulai merasa tekanan dari ‘tetangga’ sesama pabrikan Italia yang makin mendekat….

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Persaingan antara Ducati dan Aprilia sekarang makin panas…. Davide Tardozzi sebagai team manager Ducati Lenovo secara terbuka memuji perkembangan Aprilia yang melonjak sejak paruh kedua musim lalu.. “Mereka telah membuat langkah besar ke depan baru-baru ini, jadi kami hanya bisa mengucapkan selamat kepada mereka,” katanya..

    Ungkapan ini seolah mengakui bahwa Desmosedici GP26 memang masih kurang di beberapa area. Gigi Dall’Igna dan timnya menyadari masalah tersebut dan sudah mengatasinya menjelang putaran berikutnya di Austin. Dia juga menegaskan bahwa performa Aprilia sekarang bukan sesuatu yang mudah untuk dikejar..

    Marc Marquez - Davide Tardozzi
    Marc Marquez – Davide Tardozzi

    Sirkuit Texas adalah taman bermain Marc Marquez, meskipun tidak jaminan 100% akan menang. Ini akan menjadi ujian sejati bagi tim Merah. Tardozzi menilai Aprilia bakal tetap kuat di Austin, namun dia yakin Ducati bisa memperkecil jarak:

    “Saya pikir Aprilia masih akan kompetitif di Austin, tetapi saya yakin Ducati akan lebih dekat. Mereka juga akan sangat kuat di Jerez, tetapi kami bisa lebih dekat. Kami tahu masalahnya dan sedang mencari cara untuk menyelesaikannya. Kita tidak bisa mengharapkan bakat Marc untuk menyelesaikan masalah kita…” tegas Tardozzi.

    Setelah GP Brasil, Marquez langsung fokus ke satu masalah utama yang dia anggap paling krusial di Ducati GP26 yakni saat fase start. Juara bertahan itu mengakui bahwa justru pada tahap inilah peluang sebenarnya untuk memperebutkan kemenangan hilang, meskipun kecepatannya selanjutnya sebanding dengan yang terbaik.

    Marc Marquez - Fabio Di Giannantonio
    Marc Marquez – Fabio Di Giannantonio

    Akhir pekan kemarin benar-benar memberi rasa yang campur aduk buatnya.. ia tampil dominan dalam balapan Sprint, namun di balapan utama ia hanya mampu bersaing untuk memperebutkan posisi ketiga, akhirnya menyerahkan podium setelah pertarungan sengit dengan ‘Diggia’. “Di lap-lap awal, saya tidak dalam kondisi terbaik, itu saja,” dan itu jadi kunci yang harus dia perbaiki, kata pembalap asal Cervera itu…

    Situasi menjadi lebih rumit ketika Di Giannantonio dan Martin menyalipnya. Marquez memilih tetap tenang dan tidak memaksakan diri terlalu keras demi menjaga kondisi ban. “Saya mencoba untuk tetap tenang dan tidak terlalu memaksakan diri untuk menghindari keausan ban yang berlebihan…”

    “Ketika saya berada di belakang Jorge dan Fabio, saya tidak pernah bisa cukup dekat untuk menyalip mereka dengan mudah, terutama karena karakteristik sirkuit yang tidak mendukung,” kata Marc..

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Meski begitu, kecepatan sebenarnya masih ada.. Marquez jelas meningkat seiring berjalannya balapan, hingga mencetak lap terbaiknya di lap terakhir dan melewati garis finis hanya beberapa sepersekian detik di belakang pembalap satu pabrikan dari tim VR46.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Dia merasa jaraknya dengan para pembalap depan tidak terlalu jauh, tapi masih ada beberapa aspek yang harus dibenahi. “Kami tidak jauh dari para pemimpin, dan ada beberapa area yang perlu kami perbaiki,” simpul juara bertahan MotoGP tersebut.

    Di klasemen sementara, Marco Bezzecchi sudah unggul 22 poin, sementara Marquez turun ke posisi kelima.. Kabar baiknya adalah balapan berikutnya di COTA, salah satu basis kuatnya. Dan kesalahan tidak akan membuat segalanya jadi berantakan.. mahkota King COTA terancam..!

    Marco Bezzecchi
    Marco Bezzecchi

    Jadi intinya bro, Ducati memang belum jatuh… tapi jelas lagi goyah dikit. Aprilia lagi naik daun, Marquez masih adaptasi, dan masalah start jadi PR utama yang gak bisa ditunda. Untungnya, seri berikutnya di Austin adalah ‘tempat bermain’ Marquez… trek di mana dia biasanya berubah jadi ‘monster lintasan’. Tapi kali ini beda, tekanan lebih besar dan kesalahan sekecil apapun bisa mahal harganya. Jadi, siap-siap aja… race berikutnya bisa jadi titik balik, atau justru awal masalah baru buat Ducati..!!

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini