Home MotoGP Marc Marquez Marah di Wawancara, Neil Hodgson Sebut Ini Terparah

    Marc Marquez Marah di Wawancara, Neil Hodgson Sebut Ini Terparah

    Marc Marquez Marah
    Marc Marquez

    RiderTua.com – Pembaca setia RiderTua. Neil Hodgson (penyiar TNT) mengomentari ketidakpuasan Marc Marquez atas kegagalannya meraih podium di GP Brasil. Setelah seri ke-2 musim 2026, kini juara dunia 9 kali itu menyadari bahwa Aprilia kini memiliki keunggulan ‘ekstra’ dalam hal performa seperti yang dimiliki Ducati tahun lalu..

    Setelah kalah dari Aprilia di GP Thailand, kekalahan kembali Marquez di GP Brasil menambah rasa frustrasinya. Dari pernyataan yang dilontarkan rider Ducati Lenovo itu pasca balapan, terlihat jelas dia marah atas kekalahan itu…

    Neil Hodgson (Penyiar TNT): Saya Tidak Pernah Melihat Marc Marquez Semarah Itu

    Neil Hodgson mengaku belum pernah melihat Marc Marquez semarah itu. “Harus saya akui, saya menyukai dua wawancara terakhir itu. Itu Marc yang paling ‘jutek’ yang pernah saya lihat dalam sebuah wawancara,” ujarnya.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Sementara itu, manajer tim Ducati Lenovo Davide Tardozzi marah ketika diumumkan jarak balapan diperpendek dari 31 lap menjadi 23 lap karena di beberapa bagian aspalnya terkelupas. Tardozzi mengaku bukan keputusan mempersingkat balapan yang membuatnya marah, tapi pemberitahuan yang terlalu mendadak atau mepet dengan start yang bikin dia kesal bukan kepalang. Hal ini membuat tim tidak bisa mengubah strategi dan ban.

    “Davide memang selalu begitu, pemarah. Mungkin dia tidak akan menjadi pemain poker yang bagus, karena kita bisa langsung tahu apa yang dipikirkannya. Di sisi lain, Marc sangat berbeda. Dia benar-benar tampak kesal dan marah, jadi cukup menarik untuk dilihat. Maksud saya bukan sekedar terlihat marah, tetapi dia jarang menunjukkan sisi emosinya seperti itu. Dia benar-benar marah,” pungkas Neil Hodgson.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Hingga seri ke-2 musim 2026 kelar, Marc Marquez hanya menempati peringkat 5 dengan perolehan 34 poin dalam klasemen. Sangat jomplang jika dibandingkan musim lalu, dimana dia selalu mendominasi balapan sejak awal musim. Di sisi lain, Aprilia mendominasi sejak balapan pertama. Marco Bezzecchi berhasil memimpin klasemen setelah memenangkan 2 balapan pertama dan Jorge Martin menempati peringkat 2.

    Sebagai penutup, musim 2026 sejauh ini jelas menjadi tantangan besar bagi Marc Marquez. Setelah dua balapan pertama, ia harus menerima kenyataan bahwa dominasi yang dulu biasa ia tunjukkan kini tergeser oleh keunggulan Aprilia. Frustrasi yang tampak di wajahnya, didukung pernyataan tajam dari tim Ducati, menegaskan bahwa perjuangan Marquez musim ini bakal jauh lebih berat. Bagi para penggemar, ini bukan hanya soal hasil di papan poin, tapi juga kesempatan langka melihat sisi emosional sang juara yang biasanya sulit terbaca… Marc Marquez yang marah, kesal, tapi tetap penuh determinasi.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini