Home Otomotif Mitsubishi dan Suzuki Naikkan Harga LMPV Bulan Juni 2026!

    Mitsubishi dan Suzuki Naikkan Harga LMPV Bulan Juni 2026!

    Mobil LMPV Mitsubishi Xpander Facelift 2025 Motors
    Mitsubishi Xpander Facelift 2025 Motors

    RiderTua.com – Harga model low MPV (LMPV) masih cukup stabil bulan ini, tapi ternyata ada dua merek yang menaikkan harganya duluan. Ertiga dan Xpander sekarang dibanderol sedikit lebih mahal, sih, tapi sebenarnya ini bukan pertama kalinya banderol Ertiga direvisi.

    Daftar Isi

    Harga Ertiga dan Xpander Kini Berubah

    Mitsubishi dan Suzuki baru saja menaikkan harga low MPV yang dijualnya di Indonesia, yaitu Xpander dan Ertiga. Keduanya harus melakukan ini setelah memasuki bulan Juni, meski kenaikannya tidak begitu signifikan dari yang dibayangkan, dengan kenaikan harga kurang dari Rp 5 juta. Tetap saja, perubahan harga tersebut membuat perbandingan harga lama dengan yang baru sudah kelihatan jelas.

    Mitsubishi Xpander Motors
    Mitsubishi Xpander Motors

    Harga Mitsubishi Xpander kini naik sekitar Rp 3 juta untuk semua varian, sehingga banderolnya naik dari Rp 271,5 juta-Rp 345 juta menjadi Rp 274,5 juta-Rp 348 juta. Sejauh ini Xpander masih menjadi model LMPV terlaris kedua di segmennya, tepat di bawah rival terberatnya, yang tidak lain adalah Toyota Avanza. Memang modelnya sempat mengungguli Avanza ketika pertama kali dirilis, sebelum Avanza kembali merebut posisi teratasnya sampai sekarang.

    Sementara banderol Suzuki Ertiga naik sekitar Rp 2 juta, bedanya kenaikan harganya hanya berlaku untuk trim GL bermesin bensin. Sehingga modelnya kini dibanderol dari Rp 259,7 juta dan Rp 270,7 juta menjadi Rp 261,2 juta dan Rp 272,2 juta. Ternyata ini karena mereka sudah menaikkan harga Ertiga bermesin hybrid bulan lalu, jadi mereka kini menyesuaikan harga untuk mesin bensinnya, kecuali trim GA yang harganya tidak berubah sama sekali.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Mobil LMPV Suzuki Ertiga Global
    Suzuki Ertiga Global

    Nggak Ada Kenaikan Harga Lainnya?

    Selain dua mobil LMPV dari Suzuki dan Mitsubishi tersebut, model lainnya masih mempertahankan harga lamanya. Dari Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Toyota Veloz HEV, Hyundai Stargazer, Wuling Confero dan Formo, sampai Nissan Livina tetap dijual dengan harga lama. Harganya cukup bervariasi dan kebanyakan dibanderol lebih dari Rp 300 jutaan, bahkan ada yang nyaris tembus Rp 400 juta, seperti varian termahalnya Veloz HEV.

    Meskipun begitu, baik Avanza maupun Veloz masih menjadi model unggulan Toyota di segmen LMPV sampai sekarang. Modelnya mampu mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan belakangan ini, terlebih Veloz yang jadi andalan barunya di pasar mobil hybrid. Walau ini harus dibayar dengan versi bensinnya yang dihentikan produksinya, tapi sebagai gantinya ada Avanza yang mengisi pasarnya.

    Mitsubishi Xpander
    (Mitsubishi)

    Bersaing Ketat

    Dari banyaknya merek yang bersaing di segmen LMPV, Mitsubishi Xpander yang selalu berhadapan langsung dengan Avanza. Seakan keduanya saling tidak mau mengalah satu sama lain, dan Xpander pernah mengungguli penjualan Avanza sebelumnya, tapi hanya sekali sebelum rivalnya kembali memegang dominasi. Nampaknya ada cara untuk mengalahkan Avanza di segmennya, tapi kalau modelnya sudah hadir sejak lama cukup sulit bagi merek lainnya untuk bersaing.

    Selain karena harganya, Avanza juga dikenal dengan harga jual kembalinya yang cukup bagus, tidak heran kalau inilah yang membuat banyak konsumen selalu memilih mobil LMPV tersebut. Meski belum bisa mengejar kembarannya, Veloz HEV tetap menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari model low MPV hybrid. Sebenarnya Ertiga juga punya pilihan ramah lingkungan, tapi memakai teknologi mild hybrid atau MHEV, bukan full hybrid.

    Mobil LMPV Toyota Veloz HEV Jember
    Toyota Veloz HEV Jember

    Belum lagi BYD M6 DM yang bakal dijual di pasarnya, meski harga mobilnya masih belum diumumkan untuk sekarang. Tapi berbeda dengan Ertiga dan Veloz, M6 mengusung teknologi plug-in hybrid, menjadikannya sebagai low MPV PHEV pertama di kelasnya. Ada kemungkinan modelnya bakal dibanderol lebih mahal dari rivalnya, jelas karena modelnya masih didatangkan langsung dari luar negeri dan dijual sebagai mobil PHEV.

    Memang Avanza mendominasi segmennya sampai sekarang, tapi jelas Mitsubishi ogah dibuat mundur oleh kehadiran Veloz HEV, termasuk M6 DM. Sebenarnya Xpander juga punya varian hibridanya, tapi modelnya nggak jadi dijual di Indonesia tahun ini dan ada model HEV lainnya yang bakal dijual nanti.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini