RiderTua.com – Iker Lecuona dipanggil Ducati untuk menggantikan Alex Marques di tim Gresini yang cedera di MotoGP Hungaria. Rider Superbike di tim Aruba.it Ducati itu berhasil mencetak 9 poin setelah finis di posisi ke-7 dalam balapan yang chaos di Balaton Park hari Minggu lalu. Jelas, penampilannya ini sangat mengesankan setelah beberapa tahun tidak menunggangi motor MotoGP.
Iker pernah membalap di MotoGP tapi hanya untuk satu musim saja yakni pada 2021 ketika membalap untuk tim Tech3 KTM. Setelah itu rider berusia 26 tahun itu pindah haluan ke Superbike bersama tim pabrikan Honda. Bersama pabrikan berlogo sayap emas itu, Iker beberapa kali menjadi pembalap pengganti di MotoGP sebelum akhirnya bergabung di tim pabrikan Ducati WSBK bersama Nicolo Bulega mulai 2026.
Iker Lecuona: Ban Michelin WSBK Vs MotoGP Mirip? Ban Belakang Ya, Tapi Ban Depan Tidak!

Tahun depan, MotoGP akan beralih dari ban Michelin ke Pirelli. WSBK justru kebalikannya, mereka akan beralih dari Pirelli ke Michelin. Baru-baru ini Iker Lecuona termasuk di antara para pembalap yang berkesempatan menjajal ban Michelin WSBK di Aragon. Pengujian selama 2 hari tersebut, dilakukan tepat sebelum dia dipanggil untuk menggantikan Alex Marquez di Hungaria.
Ini artinya, Lecuona punya pengalaman yang cukup baik untuk membandingkan antara ban Michelin di MotoGP, ban Michelin yang akan digunakan di WSBK tahun depan, dan ban Pirelli yang digunakan di WSBK saat ini. “Tentu saja, rasanya berbeda dengan ban Pirelli,” ujarnya.
Lalu Iker ditanya, apakah karakter ban Michelin di MotoGP dan WSBK berbeda, walaupun sebenarnya dia tidak bisa banyak mengungkap hasil dari tes pribadi di Aragon tersebut. Menurutnya, karakter ban belakang Michelin yang dikembangkan untuk WSBK punya kesamaan dengan ban belakang Michelin di MotoGP, tapi ban depannya berbeda. “Ban belakang, ya. Tapi ban depan, tidak,” jawabnya singkat.

Saat ini Lecuona berada di peringkat 2 dalam klasemen tertinggal 108 poin dari rekan setimnya yang tak terkalahkan Nicolo Bulega. Bulega yang menyapu bersih 15 kemenangan dalam 5 seri pertama musim ini, tahun depan akan dipromosikan naik ke MotoGP. Ini artinya, Lecuona akan menjadi salah satu pembalap yang difavoritkan meraih gelar dunia WSBK saat ban Michelin menjalani debutnya di Superbike pada 2027.
“Tahun ini, kami sangat cepat. Kami berdua sering melaju kencang sendirian meninggalkan banyak pembalap lain dan saya selalu menempelnya. Jika dia akhirnya pindah ke MotoGP, saya ikut merasa senang untuknya karena dia memenangkan semua balapan untuk saat ini. Dia pantas mendapatkannya,” ungkap rider Spanyol itu.
Soal penampilannya di MotoGP kemarin dimana dia finis ke-7, Lecuona mengatakan, “Motor Superbike sangat mengesankan, dari sisi level persaingannya. Menurutku level di Superbike tidak serendah yang dibayangkan orang. Karena saya datang ke MotoGP tanpa pengalaman selama 3 tahun, mengggunakan motor baru, dengan semuanya serba baru, dan kami tetap bisa melakukan pekerjaan dengan baik.”

Crash massal yang terjadi di Balaton Park, menurut Iker membuat hasil akhir tidak mencerminkan potensi sebenarnya. “Memang terjadi crash di Tikungan 1, tetapi kalau tidak, mungkin saya bisa finis di P12. Itu juga sangat bagus. Jadi saya rasa, saya sudah melihat seberapa tinggi level kami di superbike,” jelas Lecuona yang akhir pekan ini akan kembali beraksi di WSBK di Misano.
Apakah Iker akan kembali menggantikan Alex Marquez di GP Ceko (19-21 Juni) mendatang? “Itu akan sangat bergantung pada kondisi fisik Alex. Semoga dia cepat pulih dan kembali balapan,” pungkasnya.






