RiderTua.com – RiderTua readers… Marco Bezzecchi memulai musim MotoGP 2026 dengan kemenangan gemilang di GP Thailand, yang memungkinkannya menebus kesalahannya di balapan Sprint. Setelah penampilan cemerlang di akhir kejuaraan 2025, finis ketiga di klasemen keseluruhan, pembalap Aprilia ini terus meraih hasil bagus dan dapat bermimpi besar… Dia juga menanggapi tentang rumor Pecco Bagnaia menjadi rekan setim musim depan..
▶Daftar Isi
Aprilia Bisa Punya Duet Italia: Marco Bezzecchi dan Bagnaia di Satu Garasi

Sebagian besar pujian tentu pantas diberikan kepada para insinyur di Noale yang memanfaatkan jeda musim dingin untuk menyempurnakan motor RS-GP… Aprilia lebih memilih untuk tetap rendah hati. Tujuannya adalah untuk memperebutkan podium setiap akhir pekan, dan Ducati tetap menjadi favorit di atas kertas, dengan Marc Marquez di posisi terdepan.
“Dia dan tidak ada yang lain adalah favoritnya… Mereka adalah juara bertahan.. Kita harus berjuang untuk ini. Tekanan sebenarnya ada di Ducati, karena merekalah yang memenangkan gelar tahun lalu…” kata Marco Bezzecchi kepada ‘Corriere della Sera’.
Pembalap asal Rimini ini memasuki Kejuaraan Dunia MotoGP dengan pengalaman yang lebih matang serta mental yang semakin kuat, sambil menyadari bahwa kesempatan besar mungkin sedang berada di depan mata untuk mewujudkan mimpinya..mengalahkan Marc Marquez.. Salah satu strategi untuk mengalahkan pembalap Spanyol itu adalah dengan keberanian yang mantap.. Menurutnya jika memulai dengan perasaan takut, maka dia sudah kalah.

Menjadi Rekan setim Bagnaia
Selama beberapa minggu terakhir, berita kedatangan Pecco Bagnaia di Aprilia musim depan terdengar semakin kuat. Meskipun sejauh ini, belum ada pengumuman resmi, sehingga media tetap bungkam. Namun bayangan duet pembalap Italia di atas motor Italia jelas membuat para penggemar di Negeri Pizza itu langsung antusias…
Terlebih lagi, Marco dan Pecco telah saling mengenal selama bertahun-tahun, berlatih bersama, dan berbagi waktu luang berkat kolaborasi mereka dengan Akademi VR46 Valentino Rossi. Bagaimanapun, ini akan menjadi tantangan nyata: “Kami memang sangat dekat sebagai teman, tapi begitu lampu start padam, kami adalah rival di lintasan..” ujar Bezz..

Berbicara soal bursa pembalap dan kontrak di kelas MotoGP, Bezzecchi dan Aprilia justru menjadi yang pertama mengumumkan perpanjangan kerja sama untuk dua musim ke depan.. Ini adalah bukti kepercayaan dari pabrikan asal Veneto tersebut, yang akhirnya menemukan bintang baru (Jorge Martin dilaporkan telah menandatangani kontrak dengan Yamaha). “Saya sebenarnya punya beberapa tawaran lain, tapi saya memilih bertahan karena mencari kerja sama yang benar-benar solid… Masa depan tidak dapat diprediksi, tapi saya merasa sangat nyaman berada di sini,” tegas pembalap asal Romagna itu…
Kalau melihat start musimnya yang langsung meledak di Thailand, Marco Bezzecchi jelas bukan sekadar kuda hitam di MotoGP 2026. Dengan Aprilia yang semakin kompetitif dan mental balap yang makin matang, duel melawan Marc Marquez bisa jadi salah satu cerita paling panas musim ini. Tinggal kita lihat saja, apakah “resep tanpa rasa takut” ala Bez ini benar-benar cukup ampuh untuk menjatuhkan sang raja baru Ducati di trek..??









