RiderTua.com – Halo Bro-Sis RiderTua, ada perkembangan baru dari lintasan MotoGP. Dari pole position, Marco Bezzecchi melesat sendirian di depan mulai dari start hingga garis finis tanpa ada satu pun pembalap yang ngrecokinya. Setelah crash pada sprint race hari Sabtu, tampaknya ini balas dendam yang manis. Rider Aprilia itu menang dengan jarak sekecamatan, unggul 5,5 detik atas Pedro Acosta yang finis ke-2.
Selain itu, dengan catatan waktu 1:30.487 menit Bezzecchi juga mencatatkan lap tercepat dalam balapan. Ini artinya, dia lebih cepat 0,4 detik dari catatan waktu tercepat Marc Marquez di GP Thailand pada 2025.
Marco Bezzecchi Meng’hancur’kan Pasukan Ducati di GP Thailand, Balas Dendam yang Cantik!

Usai balapan, sambil tersenyum Marco Bezzecchi mengatakan, “Kemarin saya melakukan kesalahan kecil, yang sayangnya memiliki konsekuensi besar. Hari ini sangat penting untuk bangkit kembali dan semuanya berjalan sempurna. Start sudah sangat bagus, setelah itu motor bekerja dengan fantastis. Saya harus berterima kasih lagi kepada tim saya, mereka mendukung saya dengan sempurna. Terima kasih juga kepada semua orang yang mendukung saya dari rumah dan bersedia bangun pagi untuk saya!”
“Saya tahu kecepatan saya bagus. Di satu sisi saya mencoba untuk tetap tenang, tetapi pada saat yang sama saya ingin membangun sedikit gap. Strategi ini berhasil. Namun ini bukan balapan yang mudah, memahami ban dan menggunakannya dengan benar adalah tantangan hingga akhir,” imbuh rider berusia 27 tahun itu.

Setelah mendominasi balapan akhir pekan di Buriram, Bezzecchi jelas difavoritkan meraih gelar dunia musim ini. Namun dia tak mau ‘besar kepala’. “Wajar jika orang langsung membicarakan Gelar Dunia, tetapi saya ingin terus menjalani musim ini balapan demi balapan!” pungkas rider yang tahun lalu menyelesaikan musim 2025 di peringkat 3 dalam klasemen itu.
Bagi Aprilia GP Thailand 2026 ini sangat membanggakan, dimana 4 pembalapnya finis di 5 besar. Hanya Pedro Acosta (KTM/finis ke-2) yang berhasil mencegah Aprilia menyapu bersih podium. Yang mengesankan lagi, para pembalap RS-GP dan KTM berhasil mematahkan rekor Ducati meraih podium dalam 88 balapan berturut-turut.

Usai GP Thailand, Acosta yang memenangkan sprint race hari Sabtu berhasil memimpin klasemen dengan perolehan 32 poin. Sementara Bezzecchi di peringkat 2 dengan 25 poin dan Raul Fernandez yang finis ke-3 baik dalam sprint maupun race utama menempati peringkat 3 dengan 23 poin. Yang mengejutkan, pembalap Ducati terbaik adalah Fabio Di Giannantonio yang hanya berada di peringkat 7 dalam klasemen.
Balapan selanjutnya atau seri ke-2 MotoGP musim 2026 akan digelar di sirkuit Ayrton Senna Brasil pada 20-23 Maret mendatang.









