Home MotoGP Luca Marini Frustrasi : Saya Membuat Dua Kesalahan dalam Memilih Ban

    Luca Marini Frustrasi : Saya Membuat Dua Kesalahan dalam Memilih Ban

    Luca Marini
    Luca Marini

    RiderTua.com – Seperti beberapa pembalap lain, Luca Marini juga menggunakan ban basah untuk start pertama GP Amerika akhir pekan lalu. Setelah melihat lintasan mengering dengan cepat, 9 pembalap yang dipelopori Marc Marquez berlari ke pit untuk mengganti motor dengan ban kering tepat sesaat sebelum warm-up lap. Akibatnya race director pun menunda start selama 10 menit dengan alasan keamanan sehingga semua pembalap yang berganti ban kering tidak dikenai penalti.

    Ban depan yang disarankan sepanjang akhir pekan adalah ban medium, dan Michelin juga merekomendasikan ban belakang medium untuk balapan. Namun, Marini dan dua pembalap lainnya malah memilih ban depan dan belakang soft karena menganggap masih ada bagian trek yang basah. Dan ternyata keputusan itu salah.

    Luca Marini Frustrasi : Saya Membuat Dua Kesalahan dalam Memilih Ban

    Luca Marini menjelaskan, “Saya sangat kecewa dengan diriku sendiri terkait pilihan ban. Saya membuat dua kesalahan yakni masuk grid dengan ban hujan. Namun setelah red flag, saya membuat kesalahan lagi karena saya memasang ban soft-soft. Bagi saya, itu tidak mungkin bisa dipahami. Biasanya saya selalu sangat pintar dan cerdas dalam situasi seperti ini. Saya tidak pernah membuat kesalahan pemilihan ban sebelumnya.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Luca Marini
    Luca Marini

    Pada hari Jumat, Marini melihat beberapa lintasan lambat mengering sehingga rider Honda itu membuat keputusan tersebut. “Saat latihan, ada banyak air di aspal dan butuh waktu lama untuk hilang. Sementara hari ini, dalam 10 menit saja lintasan benar-benar kering. Luar biasa. Pada hari Jumat, hujan turun sejak pagi, lebih dingin, dan ada juga sedikit air yang merembes keluar dari aspal. Hari ini aspalnya panas dan airnya cepat sekali hilang. Sangat kecewa karena ini bisa menjadi hasil yang jauh lebih baik,” jelas adik legenda MotoGP Valentino Rossi itu.

    Luca Marini finis di posisi ke-8 kalah 15,6 detik dari pemenang Pecco Bagnaia (Ducati). Tes rider Aprilia Lorenzo Savadori finis di posisi ke-15 sebagai pembalap terbaik berikutnya yang memakai kombinasi ban soft-soft. Meskipun pilihan bannya salah, Marini masih bisa menyelesaikan balapan hingga garis finis. Sedangkan rekan setimnya Joan Mir gagal finis karena crash, meski menggunakan ban medium.

    Finis ke-8 merupakan hasil terbaik kedua Marini sejak meraih podium terakhir (GP Qatar 2023) ketika masih membalap di tim VR46 Ducati. “Kami mengonfirmasi bahwa paket kami meningkat di setiap balapan dan khususnya di sini. Menurutku set-up kami mengalami kemajuan. Sekarang motornya bekerja lebih baik, khususnya di fase masuk tikungan. Bahkan dengan pilihan ban yang salah, saya mampu melakukan balapan yang sangat bagus karena perasaan dengan motornya bagus. Jadi jika kami mampu menyatukan semuanya, kami dapat mencapai hasil yang sangat bagus,” pungkas rider asal Urbino Italia itu.

    Karena Joan Mir dan Johann Zarco crash, Somkiat Chantra yang finis ke-16 menjadi pembalap Honda terbaik kedua setelah Marini.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini