RiderTua.com – Setelah meraih kemenangan perdananya di MotoGP pada GP Australia 2023, Johann Zarco malah memutuskan meninggalkan Ducati untuk pindah ke Honda di tim satelit LCR. Keputusan ‘berani’ pembalap Prancis itu banyak meninggalkan tanda tanya, mengingat Honda sedang berada dalam keterpurukan. Namun bagi Zarco, tawaran Honda adalah peluang untuk menunjukkan dirinya mampu menghadapi tantangan baru.
Pada musim 2024, Honda masih saja menghadapi berbagai masalah teknis dan RC213V jauh tertinggal dari para rivalnya. Namun Zarco tetap menunjukkan profesionalisme dan dedikasinya. Dia menjadi pembalap Honda terbaik dengan menempati peringkat 16 dalam klasemen MotoGP 2024. Selain itu rider berusia 34 tahun itu menyumbangkan poin terbanyak untuk tim dengan 46 dari 75 poin yang berhasil dikumpulkan dalam klasemen konstruktor 2024.
Johann Zarco Pembalap Terbaik Honda Pada 2024

Johann Zarco tidak hanya unggul di trek dibandingkan pembalap Honda lainnya, namun juga dalam hal sikap dan pendekatan. Dia tetap santui meski hasilnya buruk dan memanfaatkan situasi sulit untuk terus belajar dan berkembang.
Rekan setim baru rookie Somkiat ChantraΒ itu mengatakan, “Saya mencoba menikmati setiap momen selama musim ini, meskipun terkadang sulit ketika bahkan tidak dapat mengikuti pembalap lain karena gapnya terlalu besar.
Zarco berujar “Saya telah belajar bahwa, bahkan di masa-masa sulit, Anda masih dapat memperbaiki diri dan mencoba menemukan cara untuk memperbaiki diri,” katanya.
Kemudian pembalap Prancis itu melan jutkan bahwa ketika seorang pembalap menemukan caranya sendiri, mereka juga dapat menggunakan motor dengan lebih baik. Dan pembalap bisa memberikan komentar (masukan) dan hal-hal teknis: hal-hal teknis adalah untuk teknisi, bukan pembalap. Jika teknisi Jepang terbaik tidak segera menemukan jawabannya, sebagai pebalap menurut Zarco juga tidak akan menemukannya, karena pembalap tidak lebih baik dari seorang teknisi. Jelas pembalap kurang cerdas dibanding seorang teknisi, katanya.






