RiderTua.com – Dengan balapan akhir pekan yang sempurna di Thailand, Jorge Martin (Pramac) memperkecil jaraknya di klasemen menjadi 13 poin dari pemimpin Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo). Perebutan gelar memasuki babak selanjutnya di Malaysia, disusul dua balapan terakhir selanjutnya di Qatar dan Valencia.
Pada sesi FP2 pada Jumat sore, yang menjadi satu-satunya penentu kualifikasi 1 dan 2 pada hari Sabtu, Martin berada di posisi ke-2 tertinggal 0,174 detik dari rekan semereknya Alex Marquez (Gresini). Sementara Bagnaia berakhir di posisi ke-8, tertinggal hampir 0,6 detik. Karena ramalan cuaca tidak menutup kemungkinan akan turun hujan,para pembalap mendapat tekanan khusus.
Jorge Martin: Harus Berpikir Bagaimana Lebih Cepat dari Pecco Bagnaia

Jorge Martin mengungkapkan, “Itu sangat menegangkan karena kita harus selalu berada di 10 besar. Kalau tidak, tiba-tiba kita akan mendapat masalah besar saat hujan datang. Jika terjadi hujan saat balapan, risikonya besar bagi semua pembalap. Kami harus mengendalikan risiko ini. Saya memenangkan wet race terakhir sehingga percaya diri untuk kembali melakukannya. Tapi saya harus tetap waspada dan memikirkan bagaimana saya bisa lebih cepat dari Pecco, itu saja.”
Rider berusia 25 tahun itu menambahkan, “Saya merasa kompetitif, saya sangat menikmati trek ini. Saya merasa sangat kuat di sore hari, 1:57 menit adalah waktu yang mengesankan untuk latihan hari Jumat. Mereka telah menghilangkan beberapa gundukan di trek, namun sekarang ada gundukan baru. Gundukan di tikungan 7 sangat besar.”
“Secara keseluruhan mereka (penyelenggara) melakukan tugasnya dengan baik, cengkeramannya hampir sama seperti sebelumnya. Saya membuat kesalahan saat mengejar waktu, jadi saya berasumsi saya masih memiliki sesuatu untuk dilakukan pada hari Sabtu. Namun yang lainnya juga akan bertambah cepat. Tahun lalu saya mencatatkan waktu 1:57,7 menit. Jika semuanya terasa baik, saya ingin meningkatkan waktu tersebut,” pungkas rekan setim Johann Zarco itu.






