Marc Marquez: Motor Sekarang Jauh Beda dengan Dulu, Apanya?

RiderTua.com – Apanya yang beda? .. Di sisi teknis, era baru MotoGP mempunyai ciri utama pada elemen aerodinamis dan ride height devices. Menurut Marc Marquez motor saat ini sangat berbeda dengan dulu. Pembalap Repsol Honda itu menjelaskan waktu sebelum ada peningkatan pada aerodinamis dan teknis. Pembalap asal Spanyol itu menekankan, “Semuanya dulu lebih bergantung pada pembalap. Torsi penuh hanya diterapkan pada motor di gigi 4, 5 dan 6.”

“Namun, sekarang di beberapa trek kami sudah menggunakan torsi penuh di gigi 3 atau bahkan di bagian terakhir gigi 2. Sebelum kami mengendalikan motor dengan postur dan dengan rem belakang. Sekarang kita berada di gigi 3 (full torsi), dan seperti di Moto3 dan itulah limitnya. Motor sangat stabil di rem berkat aerodinamisnya. Diukur dalam satu lap, semuanya lebih ketat, tetapi lebih sulit melakukan manuver menyalip,” imbuh Marquez.

Marc Marquez: Torsi Penuh Terkadang dari Gigi 2

Ketika Ducati memasang winglet pada Desmosedici selama tes musim dingin untuk musim 2015 di Qatar, bagian tambahan aerodinamis menjadi seluruh superstruktur hingga regulasi yang lebih ketat pada 2019. Dan sebelum kompetisi menutup celah dalam hal aerodinamika, pabrikan asal Borgo Panigale itu merebut kembali keunggulan pada tingkat teknis.

Pasalnya di penghujung musim 2019, Italia memperkenalkan ‘Perangkat Holeshot’ dan mengembangkannya lebih lanjut menjadi Ride Height Device. Tidak hanya akselerasi yang meningkat di tikungan, tetapi juga hambatan aerodinamis di trek lurus. Selain itu, perilaku pengereman meningkat karena downforce.

Gigi Dall’Igna pun menciptakan karya lainnya. Untuk musim 2022, Front Ride Height Device (FRHD) dikembangkan untuk GP22 sebelum Komisi Grand Prix membatasi penggunaannya menjadi 1 tahun dan melarang penggunaannya pada 2023 yang diputuskan pada bulan Maret.

Meski demikian, dari pengenalan winglet Ducati pada tahun 2015 hingga larangan Front Ride Height Device untuk musim 2023, bukan The Reds yang berhasil merebut gelar dunia pembalap. Tetapi kebanyakan adalah Marc Marquez yang telah memenangkan gelar MotoGP empat kali sejak pengenalan Winglet Ducati 2015. Di tahun 2020, Marc digantikan oleh Joan Mir dan di tahun 2021 oleh Fabio Quartararo, sebelum Pecco Bagnaia menjadi juara dunia baru MotoGP musim 2022.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: