Motor Listrik di Indonesia Jumlahnya Masih Kurang?

RiderTua.com – Motor listrik kini sudah banyak dihadirkan di Indonesia belakangan ini. Namun penjualannya masih jauh dari target yang diharapkan sejak awal. Bahkan populasi motor listrik di Tanah Air hampir menyentuh angka 20 ribu unit. Itupun belum juga mampu mengungguli penjualan motor listrik konvensional.

Baca juga: Penjualan Sepeda Motor Bisa Tembus 5,4 Juta Unit Tahun Ini?

Motor Listrik di Tanah Air Baru Beredar 20 Ribu Unit

Sejauh ini penjualan motor listrik masih jauh di bawah angka 100 ribu unit jika dibandingkan dengan motor konvensional lainnya. Bahkan populasinya sejauh ini berada di bawah 20 ribu unit, tepatnya sebanyak 19.024 unit saja. Itupun kebanyakan digunakan sebagai armada kendaraan bagi perusahaan ojek online.

Walau demikian, sebenarnya jumlah motor listrik di Indonesia sepanjang tahun ini sudah meningkat dari tahun lalu. Dimana tahun 2021 tercatat hanya ada sekitar 12 ribu unit saja yang beredar, artinya angka tersebut naik sekitar 7 ribu pada tahun ini. Tentu ini menjadi kabar bagus bagi produsen motor listrik di Tanah Air, mengingat populasinya yang masih kalah dari motor konvensional.

(100KPJ)

Harga Mahal

Seperti yang diketahui sebelumnya, kecilnya angka penjualan motor listrik disebabkan oleh beberapa hal. Yaitu harga jualnya yang masih terlalu mahal ketimbang motor konvensional, walau rata-rata motor EV yang dijual disini tidak pernah tembus hingga Rp 100 jutaan. Tapi keadaan ini disebabkan oleh harga baterainya yang mahal, termasuk modelnya yang didatangkan secara CBU.

Selain itu, produsen besar seperti Honda dan Yamaha belum juga menjual motor listriknya di Tanah Air, walau sudah memiliki modelnya, yaitu PCX Electric dan E01. Namun Honda masih ingin menyediakannya sebagai motor sewaan sebagai bahan studi pengembangan. Sedangkan Yamaha melakukan hal serupa, dan mungkin masih terus berlangsung di Indonesia dan negara lainnya.

Mungkin untuk sekarang penjualan motor listrik masih belum signifikan hasilnya. Apalagi dengan insentifnya yang belum sepenuhnya diterapkan disini.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: