Enea Bastianini: Kamu Masih Bisa Terbang dengan ‘Sayap Patah’

Gresini Racing MotoGP RiderTua.com – Enea Bastianini membuktikan bahwa dia masih bisa ‘terbang’ meskipun dengan sayap patah.. Mungkin karena Ducati membekali Enea Bastianini sayap tambahan di bagian belakang untuk pertama kalinya di Silverstone. Saat rider Gresini itu terjepit oleh Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di tikungan awal, dia harus kehilangan winglet kiri di fairing depan dan keluar dari 10 besar. Namun Bestia mampu ‘menggulung’ lintasan dari belakang. Di lap terakhir, bahkan pembalap berusia 24 tahun itu mampu merebut posisi ke-4 dari Martin, yang merupakan saingannya dalam perebutan tempat kedua di tim pabrikan Ducati Lenovo mulai 2023. Untung ada bantuan sayap dari pokemon 😁

Enea Bastianini: P4 Bisa Bantu Ducati Ambil Keputusan?

Sambil tersenyum Bastianini mengatakan, “Hasil ini tentu lebih membantu bagi mereka yang harus mengambil keputusan. Jika harus seperti itu lagi di Austria, tentu tidak ada alasan untuk membuat keputusan yang berbeda.”

Sayap Pokemon

“Tapi kita semua tahu bahwa Jorge adalah pembalap yang sangat kuat. Kami tahu nilai dan bakatnya. Jadi kita lihat saja kedepannya seperti apa. Bagaimanapun, saya pikir kami memiliki dasar yang baik. Nanti ada keputusan final dari Misano,” imbuhnya merujuk pada GP kandang pada akhir pekan pertama bulan September mendatang.

Bagaimanapun, Enea sangat puas dengan tempat ke-4 nya di GP Inggris. “Itu adalah balapan yang bagus. Satu-satunya yang disayangkan adalah kontak di awal, yang membuat saya kehilangan beberapa tempat. Yang terpenting, saya kehilangan winglet kiri. Saya merasakan ada sesuatu yang salah, tetapi pada awalnya saya tidak mengerti apa itu,” ujar rider asal Italia itu.

“Kemudian saya butuh beberapa lap untuk menyesuaikan dengan situasi. Untungnya itu tidak menimbulkan masalah besar bagi saya, di pertengahan balapan saya bisa mengatur ritme yang baik dan mengejar ketertinggalan. Dalam beberapa lap terakhir saya bisa menggunakan kekuatan saya di tikungan dan melakukan manuver menyalip yang bagus.”

“Sayangnya, saya tidak berhasil naik podium, tapi saya pikir saya menunjukkan balapan yang bagus. Kegembiraan menang. Dalam situasi lain, saya mungkin akan sedikit lebih kecewa. Tetapi karena kami mengalami beberapa kesulitan dalam balapan terakhir, saya melihat sangat luar biasa hari ini,” lanjut Juara Dunia Moto2 2020 itu.

Feeling Bestia pada Ducati GP21-nya tampaknya telah kembali. “Saya sudah lama tidak bersenang-senang dan jika kita tidak bersenang-senang, kita tidak akan berhasil. Tapi kemudian ketika kita menemukan kesenangan lagi dan dapat melakukan apa yang ingin kita lakukan lagi, yang lainnya adalah sekuel,” pungkas rekan setim Fabio Di Giannantonio itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: