Fabio Quartararo: Momen Terbaik=Portimao, Kemenangan Fantastis=Sachsenring

RiderTua.com – Pada seri ke-11 MotoGP di TT Assen-Belanda, Fabio Quartararo untuk pertama kalinya musim ini gagal mencetak poin setelah mengalami dua kali crash. Dalam 10 balapan pertama musim ini, semuanya berjalan lebih baik dari yang diperkirakan oleh pembalap Yamaha itu yakni dengan membukukan tiga kemenangan dan tiga kali finis di tempat ke-2. Usai GP Jerman, pembalap berusia 23 tahun itu unggul 21 poin dari Aleix di posisi kedua. Kemenangan Portugal dan Jerman begitu spesial karena sangat tak terduga: bisa menang di jenis sirkuit yang biasanya sulit baginya..

Fabio Quartararo: Momen Terbaik=Portimao Kemenangan Fantastis=Sachsenring

“Itu adalah paruh pertama musim yang kuat. Balapan di Qatar, Argentina dan Austin relatif lebih sulit. Seperti yang saya katakan sebelumnya, mungkin saya terlalu banyak mengeluh tentang top speed. Jadi saya tidak terlalu fokus membalap. Kemudian ketika kami balapan ke Eropa, saya berkonsentrasi pada hal-hal penting sehingga hasilnya juga sangat bagus,” ujar Quartararo.

Fabio Quartararo
Fabio Quartararo

Setelah finis di posisi ke-9, 2, 8 dan 7 di Qatar, Mandalika, Termas dan Austin, Quartararo membuat penampilan yang kuat pada seri pertama GP Eropa di Portimao. Balapan-balapan berikutnya juga berjalan sangat baik untuk Juara Dunia MotoGP 2021.

Petaka di Seri Belanda

“Dari Portugal hingga Assen kami selalu naik podium, hanya di Le Mans saya finis ke-4. Total ada 10 balapan yang bagus, kami mencetak poin yang sama persis dengan tahun lalu,” imbuh El Diablo bahagia.

Kemudian GP Assen menjadi petaka bagi Quartararo. Dia dua kali crash, dan sempat ‘kontak’ dengan Aleix Espargaro sehingga membuat rider Aprilia itu hampir saja terjatuh. Tak hanya itu, rider berusia 23 tahun itu juga akhirnya mendapatkan hukuman long lap penalti untuk GP Inggris.

“Sejauh ini, salah satu momen terbaik musim ini adalah kemenangan di Portimao. Kami mengalami masa-masa sulit, tetapi kemudian saya akhirnya bisa menang. Mugello juga sangat kuat karena saya mengalami banyak masalah selama akhir pekan, tetapi pada akhirnya saya mampu finis ke-2. Kemenangan di Sachsenring juga fantastis, karena saya tidak memperkirakan tempat pertama di sirkuit jenis ini,” pungkas Quartararo.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page