[Confirms] Kawasaki Tak Akan Menggantikan Suzuki di MotoGP

RiderTua.com – Melalui manajer tim KRT (Kawasaki Racing Team), Guim Roda, Kawasaki telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada niat mereka untuk menggantikan Suzuki di Kejuaraan Dunia MotoGP, tetapi WorldSBK tetap menjadi prioritas dan cara paling logis untuk berkompetisi bagi motor Ninja mereka. Setelah berita bombastis Suzuki mundur dari MotoGP pada akhir musim ini, spekulasi mengenai pabrikan yang akan menggantikan merek Jepang itu terus menjadi topik pembicaraan di paddock. Di antara mereka, Aprilia dan Yamaha adalah yang paling banyak disebut untuk membentuk tim satelit. Namun, salah satu pabrikan yang secara resmi membantah untuk menggantikan Suzuki adalah Kawasaki, yang telah mengkonfirmasi hal ini dalam sebuah wawancara eksklusif dengan crash.net.

Dengan demikian, setelah meninggalkan MotoGP pada 2009 karena alasan finansial, Kawasaki tidak akan kembali ke Kejuaraan dunia MotoGP… lalu apa alasannya?

Kawasaki menyandang delapan gelar juara dunia di WorldSBK sejak dimulai pada tahun 1988, enam di antaranya berasal dari tangan Jonathan Rea. 👉 (1993 – Scott Russell), ( 2013 – Tom Sykes), (2015 – Jonathan Rea), (2016 – Jonathan Rea), (2017 – Jonathan Rea), (2018 – Jonathan Rea), (2019 – Jonathan Rea), (2020 – Jonathan Rea)..

Pabrikan Jepang ini menjadi referensi besar di WorldSBK dan dengan Rea pantas mendapat kesempatan untuk balapan di MotoGP, mundurnya Suzuki bisa menjadi kesempatan sempurna untuk kembali. Namun, hubungan antara Kawasaki dan mereka yang bertanggung jawab atas MotoGP tetap rumit.

Kawasaki-ZR-RR-MotoGP-2007
Kawasaki ZR-RR MotoGP-2007

Guim Roda berbicara atas nama Kawasaki

Dalam pernyataan eksklusifnya kepada media Crash.net, manajer tim KRT Guim Roda telah menunjukkan bukti bahwa langkah Suzuki mundur dari MotoGP tersebut tidak ada kaitannya dengan Kawasaki atau mempengaruhi keputusan mereka. “Mengenai masalah Suzuki, setiap perusahaan memiliki strateginya sendiri dan tidak tepat bagi saya untuk memberikan pendapat tentang strategi mereka, karena saya tidak tahu semua faktanya. Memang benar bahwa, selama bertahun-tahun, kehidupan berubah dan dunia berkembang, sehingga bisnis dan perusahaan harus beradaptasi. Dalam setiap keputusan selalu ada hal baik dan buruk, tetapi seperti yang saya katakan, ini adalah urusan Suzuki dan bukan urusan kita,” tegas Roda atas nama Kawasaki.

Roda melanjutkan, “Saya yakin Suzuki dan Dorna akan menemukan solusi terbaik untuk masalah ini, karena semua orang menyukai dunia balap ini. Balapan selalu memiliki biaya tinggi dan perusahaan harus terus-menerus meninjau alasan untuk bersaing dan membenarkannya dengan sangat baik untuk memastikan itu adalah investasi yang baik dan semua orang yang terlibat memahaminya. Dari sudut pandang Kawasaki, bertahun-tahun yang lalu saya pikir KMC (Kawasaki Motors Corp) Jepang memutuskan untuk fokus pada Kejuaraan Dunia Superbike karena beberapa alasan utama dan alasan itu masih relevan,” kata Guim.

Menurut Kawasaki, penjualan sepeda jalan raya atau produksi massal melampaui balap MotoGP. “Nilai merek dari ekspos media yang dilakukan oleh WorldSBK sangat baik dan menunjukkan kualitas Kawasaki dan cara kerja yang serius. Di KRT, kami yakin ini membantu menjual banyak model lain, bukan hanya Ninja. Sepeda motor adalah gairah dan dengan balap kami menegaskan gairah ini. KRT mencoba membagikan ini kepada semua penggemar Kawasaki di dunia.”

“Secara teknis, di WorldSBK kami menggunakan model produksi massal, lebih logis untuk bersaing dengan cara ini daripada membuat sasis, mesin, atau aerodinamika baru setiap tahun seperti di MotoGP. Lebih mudah bagi Kawasaki dan KRT untuk mengelola sumber daya internal dengan menghubungkan mereka ke R&D dan produksi massal sepeda jalanan daripada mencoba membuat acara balap dengan sepeda yang tidak dapat dibeli oleh pelanggan akhir untuk digunakan di jalan,” jelasnya direktur KRT.

“Di KRT kami melakukan yang terbaik di setiap balapan dan setiap tes untuk meningkatkan paket dan juga memberi energi kepada penggemar Kawasaki di seluruh dunia, terlepas dari mesin yang mereka kendarai. Secara pribadi, menurut saya itulah semangat balap Kawasaki,” kata Guim Roda.

Terlepas dari kenyataan bahwa kembalinya Kawasaki ke MotoGP akan membuat sebagian besar penggemar bersemangat. Selain itu, itu akan memberi kami kesempatan untuk melihat Jonathan Rea bertarung melawan juara seperti Marc Márquez , Fabio Quartararo atau Pecco Bagnaia..

Memang pendapat diatas adalah versi Kawasaki yang tidak ikut MotoGP.. Jadi jelas mereka tetap punya keyakinan bahwa tanpa ikut MotoGP penjualan motor mereka tetap bagus.. Mungkin jika ditanya Yamaha, Honda, Ducati dan Aprilia jelas berbeda lagi, terutama KTM yang baru-baru ini berujar bahwa berkat MotoGP nama KTM ‘lebih dikenal’ di seluruh dunia..

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page