Enea Bastianini: Meski Dua Kali Crash Lega Bisa di Depan Lagi

RiderTua.com – Enea Bastianini crash di FP1 di Tikungan 8 (Garage Vert) GP Le Mans. Pada sore hari, rider Gresini MotoGP itu mencatatkan waktu tercepat tapi tiga tikungan kemudian dia mengalami crash kedua hari itu di chicane Dunlop. Meski begitu, pembalap asal Italia itu memimpin timesheets setelah FP2 dengan menorehkan rekor lap sepanjang masa di Sirkuit Bugatti dengan selisih 0,2 detik. Crash dua kali dalam sehari tak membuat Bestia terpengaruh, dia malah semakin pede dan menyelesaikan latihan bebas hari Jumat sebagai pembalap terdepan. Hari ini dia akan start dari baris kedua atau P-5, kemungkinan memperebutkan posisi podium sangat mungkin, bahkan pembalap tim resmi Pecco dan Jack Miller mungkin dalam bahaya..

Enea Bastianini: Meski Dua Kali Crash Lega Bisa di Depan Lagi

Pada Jumat sore, sambil tersenyum Bastianini mengatakan, “Untungnya saya mampu menyelesaikan lap, jadi kembali berjalan lancar. Meski demikian, sangat disayangkan karena akan sedikit menyenangkan jika hari ini berjalan mulus. Sebaliknya, selalu ada yang tidak beres.”

Sektor 1 adalah bagian dari trek yang tampaknya sangat cocok untuk pembalap Gresini Ducati itu. “Sejak pagi hari, saya melakukannya dengan baik di sektor 1. Saya bisa melibas tikungan pertama dengan sangat cepat, motornya stabil. Pada lap terakhir saya sedikit terlalu dalam di tikungan ketiga. Sebenarnya, racing line saat keluar tikungan 4 membantu saya, tetapi kemudian saya crash. Tapi kami harus bekerja paling sedikit di sektor 1,” ujar rekan setim Fabio de Giannantonio itu.

Setelah merayakan 2 kemenangan dalam 4 balapan pertama musim ini, rider berusia 24 tahun itu masih menunggu kemenangan pertama dari tur Eropa musim ini, setelah crash dan gagal finis di Portimao serta hanya finis di posisi ke-8 di Jerez. Oleh karena itu, meraih waktu terbaik pada latihan bebas hari Jumat di GP Prancis sangatlah bagus untuknya.

“Sangat melegakan bisa berada di depan lagi. Di Jerez kami sedikit bingung karena motor banyak berubah dan saya tidak pernah benar-benar merasa nyaman. Belum jelas apa yang terjadi di sana. Karena meski dalam tes, kami berhasil membuat kemajuan tetapi tidak besar. Hasil yang mengecewakan karena kami cepat dalam tes musim dingin. Tapi terkadang begitulah motor, terkadang kita tidak bisa berbuat apa-apa. Yang penting sekarang saya sudah menemukan kecepatannya lagi. Tidak apa-apa seperti itu,” pungkas Bastianini.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives