Jorge Martin: Kami Harus Meningkat Saat Kondisi Basah

RiderTua.com – Di Mandalika, Jorge Martin sangat kesulitan dengan kondisi lintasan basah. Pembalap berusia 24 tahun itu crash di balapan MotoGP saat itu. Pada seri ke-5 musim ini di Portimao, Martin mampu meningkatkan keterampilannya dalam kondisi hujan pada latihan hari Jumat. Pembalap asal Spanyol itu mencapai hasil yang menggembirakan dengan menempati posisi ke-8 terpaut kurang dari 0,7 detik di belakang Marc Marquez. “Kami harus meningkat saat kondisi basah,” ujar rider Pramac Ducati itu. Untuk start hari ini pembalap Pramac Ducati itu akan memulai dari P-13. Sementara rekan satu merek yang akan berebut kursi di tim resmi Ducati yakni Bastinini P-18..

Jorge Martin: Kami Harus Meningkat Saat Kondisi Basah

Martin mengatakan, “Kondisi basah adalah area di mana saya harus meningkat, karena kami bukan yang terkuat saat hujan. Kami harus membuat langkah maju dan itu adalah hari baik yang membuat saya bahagia. Secara keseluruhan, kepercayaan diri saya jauh lebih baik ketimbang di Mandalika.”

Meskipun pembalap Pramac Ducati itu tidak mampu memperbaiki catatan waktu di sesi sore, dia membuat beberapa kemajuan di FP2. “Pada sore hari saya bisa mencatatkan waktu yang baik dengan ban yang sudah melahap 25 lap, tidak jauh dari depan. Saya merasa sangat kuat dalam situasi ini,” katanya sumringah.

“Ada kekurangan grip pada roda belakang di sisi kiri. Saya pikir, secara keseluruhan itu lebih karena suhu ketimbang ban belakang. Bannya bagus tapi mungkin Michelin bisa meningkatkan sesuatu di sisi kiri di masa depan. Medium dan soft mix bekerja dengan baik,” imbuh rider berjuluk Martinator itu.

Dengan suhu yang hampir tidak lebih dari 10 derajat, hari pertama di Autodromo Internacional do Algarve cukup tidak nyaman. Seharusnya tidak menjadi jauh lebih baik pada hari Sabtu juga. “Ban hujan depan soft sangat soft. Ini memiliki banyak gerakan dan kita tidak mendapatkan feeling yang baik dengannya, itu tidak biasa. Itulah mengapa kami menggunakan ban medium, sedikit lebih lambat, tetapi kita bisa mengerem dengan sangat keras. Ini memberi kami cengkeraman yang sangat kuat di lintasan basah,” ungkap peringkat 10 dalam klasemen itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives