Remy Gardner: Realita Tak Seindah Ekspektasi, Seperti Menerima Tamparan Keras!

RiderTua.com – Remy Gardner hanya mampu finis ke-20 di balapan MotoGP Austin. Usai balapan dia mengatakan, “Saya mengharapkan lebih baik dari apa yang saya lakukan. Melihat apa yang telah dilakukan pembalap lain di masa lalu, dan setelah menyelesaikan tahun lalu dengan mendominasi balapan di Moto2, saya berharap lebih baik. Namun, Saya seperti menerima tamparan keras.”.. Dalam 4 dari 21 balapan musim ini, pembalap asal Australia itu hanya menempati peringkat 22 dengan mencetak 1 poin dalam klasemen. Finis tepat didepan rekan setimnya Raul Fernandez (finis ke-19), pembalap berusia 24 tahun itu terlihat cukup kelelahan secara fisik.

Realita Tak Seindah Ekspektasi, Seperti Menerima Tamparan Keras

Lebih lanjut Remy Gardner menungkapkan, “Sayangnya usai mengalami crash, saya tidak bisa mendapatkan lap yang sempurna. Bahkan jika saya mampu melakukannya, hanya akan menambah paling banyak 0,4 detik dan itu hanya naik dua tempat. Itu tidak akan banyak berubah.”

Remy Gardner
Remy Gardner

Tentang trek Austin, rider putra mantan pembalap Wayne Gardner itu menjelaskan, “Kami benar-benar kehilangan 2 detik. Itu sama untuk pembalap pabrikan. Yang lebih saya sukai adalah, gapnya selisih lebih sedikit dengan mereka. Kami mungkin berhasil meningkat, saya tidak yakin. Tetapi tim orange sedang kesulitan. Kita harus bekerja sangat keras untuk menjadi cepat dengan motor ini. Secara fisik, Austin adalah trek yang paling sulit dan saya tidak bisa bertahan. Itu bukan hari yang baik, itu bukan balapan akhir pekan yang baik.”

Mengenai kondisi fisiknya, rider tim Tech3 KTM itu mengatakan, “Tentu saja pergelangan tangan tidak membantu, tetapi pada tahap adaptasi musim ini, setelah balapan begitu banyak, kami kurang lebih bisa mendekati kecepatan balapan (race pace). Austin adalah trek yang menuntut fisik dan motornya tidak mudah dikendarai. Itu bukan balapan yang bagus. Saya memberikan segalanya, tetapi setelah 7 atau 8 lap, jujur, saya mati.”

“Saya mengharapkan lebih baik dari apa yang saya lakukan. Melihat apa yang telah dilakukan pembalap lain di masa lalu, dan setelah menyelesaikan tahun lalu dengan mendominasi balapan di Moto2, saya berharap lebih baik. Beberapa balapan pertama sangat sulit, tetapi kami akan lebih stabil. Saya masih harus banyak belajar, tetapi saya seperti menerima tamparan keras di wajah, terutama di GP Amerika.”

“Semoga KTM mendapatkan sesuatu dari Austin, tentang cara meningkatkan paket kami. Ada dua pembalap luar biasa di tim pabrikan dan salah satunya bahkan gagal mencetak poin dengan memberikan 200 persen di setiap tikungan. Saya harap ini memberi kita beberapa data untuk membuat kemajuan. Ini bukan trek yang mudah untuk KTM, itu pasti,” pungkas Juara Dunia Moto2 2021 itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives