Marc Marquez: Setelah Crash 4 Kali, Tidak Ikut Balapan Adalah Keputusan Terbaik 

RiderTua.com – Marc Marquez: Tidak ikut balapan adalah keputusan terbaik, karena dokter menyatakan dia tidak fit… Lagi dan lagi, pembalap MotoGP Repsol Honda itu harus kembali absen tidak ikut balapan. Kali ini di race perdana di sirkuit Mandalika, pembalap berusia 29 tahun itu gagal tampil di depan penggemar Indonesia-nya. Crash parah saat sesi pemanasan, merupakan crash ke-4 yang dialami Marc di Mandalika. Akibatnya, dokter MotoGP dr. Charter melarangnya ikut balapan karena dia menderita benturan keras.

Marc Marquez: Tidak Ikut Balapan Adalah Keputusan Terbaik

Pertama, Marc Marquez crash di FP2 pada hari Jumat. Kemudian dua kali crash di sesi kualifikasi 1 pada hari Sabtu, membuatnya harus start dari posisi 14 di grid. Namun dengan kecepatan 200 km/jam saat masuk tikungan cepat 6, 7 dan 8 pada sesi pemanasan, memiliki efek yang jauh lebih buruk ketimbang selip roda depan yang relatif tidak berbahaya pada 2 hari sebelumnya. Marquez terlempar tinggi ke atas/ highside. Crash tersebut mengingatkan pada crash saat latihan di GP Belanda di Assen 2021, yang disebabkan oleh kontrol traksi yang tidak bekerja dengan sempurna.

Usai kejadian, Marc Marquez mengatakan, “Itu adalah crash yang sangat buruk saat pemanasan di pagi hari. Mungkin itu yang terburuk yang pernah saya alami. Saya kemudian diperiksa di rumah sakit setempat. Meskipun tidak ada masalah serius yang didiagnosis, diputuskan bahwa saya tidak akan balapan. Tentu saja keputusan itu mengecewakan, tapi itu yang terbaik.”

Dokter Menyatakan Tidak Fit..

Apa yang dijelaskan Marc diatas terdengar agak samar karena memang ada larangan turun balap dari para dokter (harus menjalani pengamatan kondisinya).. Karena dr. Angel Charte selaku Direktur Medis MotoGP, menyatakan dengan tegas, “Marc menjalani beberapa tes radiologi, yang hasilnya negatif. Setelah berkonsultasi dengan pembalap dan tim, dan mengingat kondisi ini memerlukan waktu untuk observasi antara 12 hingga 24 jam, pembalap, tim, dan tim medis MotoGP memutuskan untuk menyatakan dia tidak fit.”

Dr Angel Charte
Dr Angel Charte

Tentu saja, banyak yang menuduh bahwa crash Marquez saat pemanasan sama sekali tidak perlu dan berlebihan. Karena start dari posisi ke-14 di grid pada balapan kering dapat diatasi, karena sedikitnya peluang menyalip di Mandalika.

Kelihatannya, Marc Marquez harus bertanya pada dirinya sendiri apakah resep untuk sukses di Mandalika ‘Kejuaraan Dunia atau rumah sakit’ benar-benar masuk akal? Mengingat masalah dengan ban Michelin (karkas lebih keras ketimbang saat tes).

Bagaimanapun, rekan setimnya Pol Espargaro tetap tenang dan mengamankan posisi start yang baik untuk waktu yang lebih baik di klasemen pembalap dengan peringkat 6 (hanya terpaut 10 poin di belakang pemimpin klasemen Enea Bastianini/Gresini Ducati).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives