Brad Binder: Perasaan yang Luar Biasa!

RiderTua.com – Brad Binder: Perasaan yang luar biasa… Kehadiran keluarga di balapan pembuka musim di Qatar menjadi salah satu motivasi rider asal Afrika Selatan itu tampil apik dengan finis di posisi ke-2. Prestasinya ini menjadi tonggak untuk KTM bahwa mereka mampu tampil kompetitif. Sebagai informasi, Brad Binder terjun ke MotoGP pada tahun 2020 sebagai runner-up Moto2 2019 dari tim Red Bull KTM Ajo. Dia berhasil memenangkan GP Brno dengan KTM RC16 dalam penampilan ketiganya di musim debutnya di kelas utama. Disusul kemenangan di GP Spielberg yang luar biasa, karena dia salah satu dari 6 pembalap yang gambling karena tidak mengganti motor saat turun hujan. Dia ‘menari’ di atas trek basah dengan tetap menggunakan ban slick.

Brad Binder: Perasaan yang Luar Biasa

Pembalap yang terkenal dengan ‘Brad Attack’ itu membuat sensasi di GP Spanyol pada 2016 silam, yakni dalam balapan Moto3 untuk tim Red Bull KTM-Ajo. Dia harus start dari posisi ke-36 atau paling terakhir di grid setelah kualifikasi, karena penggunaan pemetaan mesin non-homologasi. Tapi hebatnya, rider yang saat ini berusia 26 tahun itu mampu memenangkan GP Spanyol!

BTW, finis di tempat kedua di Doha-Qatar pada hari Minggu adalah podium pertama di MotoGP untuk pembalap KTM itu yang tidak terkait dengan kemenangan!

Orang tua Brad telah mengorbankan banyak uang dan waktu untuk membantu Brad dan adiknya Darryn mengejar karir di Eropa. Mereka tidak dapat menyaksikan saat BB#33 meraih dua kemenangan secara langsung karena krisis kesehatan. Dan pada musim 2022 ini, mereka terbang langsung dari Afrika Selatan untuk menyaksikan kedua putranya berlaga dari satu lintasan di MotoGP untuk pertama kali. Tentu podium yang diraih Brad membuat mereka bangga.

“Perasaan yang luar biasa ketika saya melihat ke bawah dari podium dan melihat seluruh keluarga saya. Itu sangat keren. Ada ibu, ayah, pacar, dan sepupu saya di sini. Saya melihat banyak Binder di bawah sana,” ujar Juara Dunia Moto3 2016 sambil tertawa.

“Itu adalah perasaan yang tak terlukiskan. Saya berutang segalanya kepada orang tua saya. Mereka membawa saya ke tempat saya hari ini,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives