Brad Binder, Start ke-7, Finish P-2: Balapan yang Luar Biasa!

RiderTua.com – Brad Binder: Balapan yang luar biasa… Pembalap Afrika Selatan itu telah membalap untuk KTM sejak di Red Bull Rookies Cup. Untuk itulah Brad dianggap sebagai pembalap kawakan KTM, meskipun dia sempat membalap untuk Mahindra dan Suter-Honda di awal karir 125cc dan Moto3 GP-nya. Pada pembuka musim di Qatar, rider berusia 26 tahun itu meraih podium pertama musim 2022 untuk pabrikan asal Austria itu. Pembalap Red Bull KTM itu yakin bisa terus bersaing memperebutkan podium di musim ini.

Brad Binder: Balapan yang Luar Biasa

Sebelum musim dimulai, KTM mengumumkan bahwa mereka ingin bertarung di 5 besar atau bahkan 3 besar di Kejuaraan Dunia. Dan setelah tes showdown pertama, tim KTM bisa merayakannya, meski hanya ada sedikit titik terang pada tes di Sepang dan Mandalika.

Setelah start dari posisi ke-7 di grid, Brad Binder langsung merangsek naik ke posisi ke-3 di belakang Pol Espargaro dan Marc Marquez. “Ya, awalnya memang gila,” kata pembalap berjuluk ‘Brad attack’, yang dikenal karena menemukan peluang menyalip di tempat yang paling tidak mungkin.

“Saya tahu, saya telah membuat awal yang baik untuk keseluruhan tahun 2022. Tetapi hari ini saya memulai dengan start yang sangat baik. Saat saya memasukkan persneling dan melewati barisan di depan saya, saya seperti, ‘Oh, ini sempurna!’ Sangat ideal karena saya bisa menyelinap ke tikungan pertama di tempat ke-3. Saya tetap tenang dan mengikuti pembalap-pembalap di depan saya,” lanjut kakak Darryn Binder.

“Hari ini saya menjalani salah satu balapan terbersih dalam karir MotoGP saya,” kata Brad, yang tinggal di Andorra bersama adiknya Darryn yang gagal mendulang poin dalam debutnya di MotoGP dengan tim WithU-Yamaha-RNF setelah finis di psoisi ke-16.

Brad Binder menambahkan, “Sirkuit Losail selalu menjadi trek yang sulit bagi KTM. Jika setahun lalu ada seseorang yang ngomong seperti itu, saya akan menyebutnya pembohong. Karena kami pasti akan berhasil mencapai podium di sini pada tahun 2022.”

“Saya menemukan bahwa mungkin saya sedikit terlalu berhati-hati hari ini. Bahkan mungkin kami mengatur kontrol traksi terlalu hati-hati, karena di beberapa tempat saya tidak mendapatkan dorongan yang saya butuhkan,” kata Binder.

“Tetapi jika kita memperhatikan hal pertama dalam balapan, kita tidak bisa banyak berubah lagi. Ketika saya menyadari masalah ini, saya berpikir, ‘Saya berharap saya menyadari ini lebih cepat’. Itu berarti masih ada beberapa area dalam balapan di mana kami dapat meningkat. Tetapi saya memiliki tim yang luar biasa yang mendukung penuh saya. Untuk memulai musim dengan sangat hebat dan luar biasa. Kami akan tetap fokus,” lanjut peringkat 6 tahun lalu itu, yang sejauh ini menulis sejarah dan KTM dengan 327 gelar juara dunia!

“Kami akan terus bekerja dengan sungguh-sungguh. Paket kami masih cukup baru. Kami masih memiliki beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Ya, saya merasa percaya diri dan percaya pada proyek ini,” ujar rider rekan setim Miguel Oliveira, dimana pembalap asal Portugal ini gagal finis lantaran crash dalam balapan.

KTM dan Brad Binder telah menetapkan target untuk secara konsisten menjadi yang terdepan dalam semua seri pada tahun 2022. Saat Brad ditanya, apakah Binder memiliki paket dan keterampilan membalap yang diperlukan untuk mewujudkannya?

Sambil tertawa, Brad menjawab, “Saya ingin menjawab pertanyaan itu dengan anggukan. Karena saya pikir kami mampu menjadi yang terdepan di setiap balapan sekarang. Motor baru bekerja dengan sangat baik. Dan yang paling penting, saya sangat percaya diri dengan roda depan. Saya juga tahu bahwa kami masih bisa berkembang di lini belakang. Jika kami bisa melakukan itu, kami akan memiliki paket yang sangat kuat.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives